Bos Intelijen Rusia: Rudal Hipersonik Oreshnik Telah Mengejutkan Petinggi Militer Barat
Selasa, 27 Januari 2026 - 12:29 WIB
Setelah serangan itu, Presiden Rusia Vladimir Putin membandingkan kekuatan rudal Oreshnik dengan "meteor yang jatuh" dan mengatakan bahwa rudal itu tidak memiliki tandingan di dunia.
Menurut Naryshkin, para pemimpin politik Barat terkejut dengan perkembangan tersebut. "Baik para ahli maupun spesialis militer mereka mengakui bahwa mereka tidak memiliki sarana teknis atau militer untuk memblokir sistem ini," katanya kepada RIA Novosti, yang diterbitkan hari Senin.
"Barat menganggapnya sebagai peringatan terhadap keterlibatan langsung militer mereka...dalam permusuhan," klaim Naryshkin.
Dia menambahkan bahwa hal yang sama berlaku untuk potensi pengerahan pasukan NATO di Ukraina setelah berakhirnya perang.
Bos mata-mata Moskow itu menambahkan, uji coba rudal jelajah jarak tak terbatas Burevestnik dan drone bawah air Poseidon, keduanya ditenagai oleh reaktor nuklir mini, turut meninggalkan kesan yang kuat pada Barat.
Menurut Naryshkin, para pemimpin politik Barat terkejut dengan perkembangan tersebut. "Baik para ahli maupun spesialis militer mereka mengakui bahwa mereka tidak memiliki sarana teknis atau militer untuk memblokir sistem ini," katanya kepada RIA Novosti, yang diterbitkan hari Senin.
"Barat menganggapnya sebagai peringatan terhadap keterlibatan langsung militer mereka...dalam permusuhan," klaim Naryshkin.
Dia menambahkan bahwa hal yang sama berlaku untuk potensi pengerahan pasukan NATO di Ukraina setelah berakhirnya perang.
Bos mata-mata Moskow itu menambahkan, uji coba rudal jelajah jarak tak terbatas Burevestnik dan drone bawah air Poseidon, keduanya ditenagai oleh reaktor nuklir mini, turut meninggalkan kesan yang kuat pada Barat.
Lihat Juga :