Bagaimana Mossad Gelar Operasi Intelijen di Iran?

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:40 WIB

Bagaimana Mossad Gelar Operasi Intelijen di Iran?

1. Melakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi

Intelijen Israel juga telah memanfaatkan kehadirannya di Iran untuk melakukan serangkaian pembunuhan tingkat tinggi terhadap ilmuwan nuklir dan politisi, termasuk pemimpin politik kelompok Palestina Hamas, Ismail Haniyeh, yang dibunuh saat menghadiri upacara pelantikan Pezeshkian pada Juli 2024.

Israel juga secara luas diakui telah menyusup jauh ke dalam Iran dan jaringan keamanannya beberapa minggu sebelum perang Juni. Pada saat itu, Israel tidak hanya mampu menargetkan ilmuwan dan pejabat yang terlibat dalam program nuklir negara itu untuk dibunuh, tetapi juga merakit dan meluncurkan drone dari dalam wilayah Iran.

2. Selalu Bermain di Balik Layar

“Asumsi saya adalah bahwa Mossad aktif di Teheran di balik layar,” kata Ahron Bregman, yang mengajar di King’s College London dan telah banyak menulis tentang operasi intelijen Israel, dilansir Al Jazeera. “Para pejabat Israel sangat pendiam. [Ada] instruksi yang jelas untuk tidak berbicara [dan] untuk tidak terlihat terlibat dengan cara apa pun.”

“Saya berasumsi ada agen Israel di lapangan, melaporkan kembali situasi dari jalanan, terutama sekarang karena internet di Iran mati,” lanjutnya. “Secara operasional, lebih mudah untuk melakukan sesuatu di lapangan karena situasinya sangat kacau sekarang.”

Baca Juga: Siapa yang Menguasai Greenland Akan Jadi Pemimpin Dunia? Ini 5 Alasannya

3. Memicu Protes dan Kerusuhan

Di mata banyak analis, kohesi internal Iran telah secara fundamental dirusak oleh serangkaian protes dan kerusuhan yang berlangsung lama, yang memungkinkan infiltrasi dinas keamanan asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!