Dua Kereta Api Tabrakan Dahsyat di Spanyol, 21 Orang Tewas, Puluhan Luka
Senin, 19 Januari 2026 - 09:32 WIB
"Kami bahkan harus mengeluarkan orang yang sudah meninggal untuk dapat menjangkau seseorang yang masih hidup. Ini pekerjaan yang sulit dan rumit," imbuh dia.
Menurut Sanz, beberapa gerbong telah jatuh ke lereng setinggi empat meter.
Seorang penumpang di kereta kedua, yang menuju kota Huelva, yang hanya menyebutkan nama depannya; Montse, mengatakan kepada televisi Spanyol bahwa kereta itu, "dengan sentakan, berhenti total, dan semuanya menjadi gelap".
Dia menggambarkan dirinya terlempar-lempar di gerbong terakhir dan melihat barang bawaan jatuh menimpa penumpang lain.
"Petugas di belakang saya kepalanya terbentur dan berdarah. Ada anak-anak yang menangis," imbuh dia. "Untungnya, saya berada di gerbong terakhir. Saya merasa seperti diberi kesempatan kedua untuk hidup."
Lucas Meriako, seorang penyintas yang berada di kereta pertama yang tergelincir, mengatakan kepada televisi La Sexta: "Ini seperti film horor".
"Kami merasakan benturan yang sangat kuat dari belakang dan perasaan bahwa seluruh kereta akan runtuh," ujarnya.
"Runtuh, pecah...banyak yang terluka karena pecahan kaca," katanya.
Layanan kereta cepat antara Madrid dan kota-kota Andalusia, Cordoba, Seville, Malaga, dan Huelva akan ditangguhkan setidaknya sepanjang hari Senin, demikian diumumkan Adif.
Adif mengatakan tempat-tempat telah disiapkan di stasiun-stasiun di Madrid, Seville, Cordoba, Malaga, dan Huelva untuk membantu keluarga korban.
Menurut Sanz, beberapa gerbong telah jatuh ke lereng setinggi empat meter.
"Ini Seperti Film Horor"
Seorang penumpang di kereta kedua, yang menuju kota Huelva, yang hanya menyebutkan nama depannya; Montse, mengatakan kepada televisi Spanyol bahwa kereta itu, "dengan sentakan, berhenti total, dan semuanya menjadi gelap".
Dia menggambarkan dirinya terlempar-lempar di gerbong terakhir dan melihat barang bawaan jatuh menimpa penumpang lain.
"Petugas di belakang saya kepalanya terbentur dan berdarah. Ada anak-anak yang menangis," imbuh dia. "Untungnya, saya berada di gerbong terakhir. Saya merasa seperti diberi kesempatan kedua untuk hidup."
Lucas Meriako, seorang penyintas yang berada di kereta pertama yang tergelincir, mengatakan kepada televisi La Sexta: "Ini seperti film horor".
"Kami merasakan benturan yang sangat kuat dari belakang dan perasaan bahwa seluruh kereta akan runtuh," ujarnya.
"Runtuh, pecah...banyak yang terluka karena pecahan kaca," katanya.
Layanan kereta cepat antara Madrid dan kota-kota Andalusia, Cordoba, Seville, Malaga, dan Huelva akan ditangguhkan setidaknya sepanjang hari Senin, demikian diumumkan Adif.
Adif mengatakan tempat-tempat telah disiapkan di stasiun-stasiun di Madrid, Seville, Cordoba, Malaga, dan Huelva untuk membantu keluarga korban.
Lihat Juga :