Khamenei Akhirnya Akui Ribuan Orang Tewas dalam Demo Iran, Sebut Trump Penjahat
Minggu, 18 Januari 2026 - 07:35 WIB
Khamenei melanjutkan, “Dengan rahmat Tuhan, bangsa Iran harus menghancurkan para penghasut."
Otoritas Iran juga merilis kompilasi rekaman pada hari Sabtu yang diduga menunjukkan individu bersenjata membawa senjata api dan pisau di samping para demonstran biasa—bukti, kata mereka, adanya sabotase asing.
Seorang ulama senior Iran lainnya, Ahmad Khatami, menuntut eksekusi terhadap para demonstran bersenjata. "Orang-orang munafik bersenjata harus dihukum mati," katanya.
Dia menggambarkan para demonstran tersebut sebagai “pelayan” dan “tentara” Israel-AS, bersumpah bahwa kedua negara tersebut tidak boleh “mengharapkan perdamaian”.
Khatami, anggota Dewan Penjaga dan anggota senior Majelis Pakar, yang menunjuk pemimpin tertinggi, adalah seorang ulama garis keras dan berpengaruh di Iran.
Pidato tersebut sangat kontras dengan pernyataan Trump minggu ini, yang tampaknya menunda serangan militer di Iran, dengan mengatakan kepada wartawan bahwa otoritas Iran telah setuju untuk menghentikan eksekusi para demonstran.
Sementara itu, paada Jumat malam, Trump berterima kasih kepada Iran karena telah menghentikan eksekusi terhadap apa yang disebutnya sebagai 800 demonstran, meskipun tidak jelas dari mana dia mendapatkan angka tersebut.
Otoritas Iran juga merilis kompilasi rekaman pada hari Sabtu yang diduga menunjukkan individu bersenjata membawa senjata api dan pisau di samping para demonstran biasa—bukti, kata mereka, adanya sabotase asing.
Seorang ulama senior Iran lainnya, Ahmad Khatami, menuntut eksekusi terhadap para demonstran bersenjata. "Orang-orang munafik bersenjata harus dihukum mati," katanya.
Dia menggambarkan para demonstran tersebut sebagai “pelayan” dan “tentara” Israel-AS, bersumpah bahwa kedua negara tersebut tidak boleh “mengharapkan perdamaian”.
Khatami, anggota Dewan Penjaga dan anggota senior Majelis Pakar, yang menunjuk pemimpin tertinggi, adalah seorang ulama garis keras dan berpengaruh di Iran.
Pidato tersebut sangat kontras dengan pernyataan Trump minggu ini, yang tampaknya menunda serangan militer di Iran, dengan mengatakan kepada wartawan bahwa otoritas Iran telah setuju untuk menghentikan eksekusi para demonstran.
Sementara itu, paada Jumat malam, Trump berterima kasih kepada Iran karena telah menghentikan eksekusi terhadap apa yang disebutnya sebagai 800 demonstran, meskipun tidak jelas dari mana dia mendapatkan angka tersebut.
Lihat Juga :