5 Tanda AS Segera Invasi ke Iran, dari Kedubes Siaga hingga Prajurit Mengungsi
Rabu, 14 Januari 2026 - 23:18 WIB
Israel menyerang Iran pada bulan Juni, yang mengakibatkan perang 12 hari yang menewaskan hampir 1.200 warga Iran dan puluhan warga Israel. Selama seminggu terakhir, Iran mengancam akan menyerang Israel jika Israel atau Amerika Serikat melancarkan serangan.
Brigadir jenderal tersebut menyampaikan komentar tersebut setelah Trump meningkatkan retorikanya dan mengancam akan campur tangan militer di Iran setelah berminggu-minggu terjadi kerusuhan yang mematikan.
“Jika ancaman ini berubah menjadi tindakan, kami akan membela negara dengan kekuatan penuh dan sampai tetes darah terakhir, dan pembelaan kami akan menyakitkan bagi mereka,” kata Nasirzadeh dalam pertemuan keamanan, menurut Press TV.
Ia juga memperingatkan negara-negara yang memberikan bantuan untuk serangan apa pun terhadap Iran bahwa mereka “akan menjadi target yang sah”.
Kerusakan yang disebabkan oleh perang 12 hari Israel terhadap Iran pada bulan Juni telah diperbaiki dan “kapasitas produksi militer telah meningkat”, kata Nasirzadeh.
5. Iran Siapkan Kejutan
Iran memiliki “banyak kejutan” yang siap diberikan kepada musuh mana pun yang menyerangnya, kata Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh.Brigadir jenderal tersebut menyampaikan komentar tersebut setelah Trump meningkatkan retorikanya dan mengancam akan campur tangan militer di Iran setelah berminggu-minggu terjadi kerusuhan yang mematikan.
“Jika ancaman ini berubah menjadi tindakan, kami akan membela negara dengan kekuatan penuh dan sampai tetes darah terakhir, dan pembelaan kami akan menyakitkan bagi mereka,” kata Nasirzadeh dalam pertemuan keamanan, menurut Press TV.
Ia juga memperingatkan negara-negara yang memberikan bantuan untuk serangan apa pun terhadap Iran bahwa mereka “akan menjadi target yang sah”.
Kerusakan yang disebabkan oleh perang 12 hari Israel terhadap Iran pada bulan Juni telah diperbaiki dan “kapasitas produksi militer telah meningkat”, kata Nasirzadeh.
(ahm)
Lihat Juga :