AS Susun Rencana Invasi Greenland, Eropa Masih Diskusi Pengerahan Pasukan NATO
Senin, 12 Januari 2026 - 13:05 WIB
Para tentara Denmark latihan militer di tengah ancaman AS untuk mencaplok Greenland. Foto/Gazeta Express
BRUSSELS - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah memerintahkan komandan militer senior untuk menyusun rencana invasi potensial terhadap Greenland, wilayah otonom Denmark. Sedangkan negara-negara Eropa masih dalam tahap diskusi tentang opsi pengerahan pasukan NATO untuk mencegah pencaplokan pulau terbesar di dunia itu oleh Washington.
Sebuah laporan Mail Online, mengutip sumber AS, menyebutkan Trump telah memerintahkan Komando Operasi Khusus Gabungan untuk menyiapkan rencana invasi. Namun Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine dilaporkan menolak dengan alasan langkah tersebut ilegal dan tidak mendapat dukungan Kongres.
Baca Juga: Senator Amerika: NATO Tamat Jika AS Mencaplok Greenland!
Sumber tersebut mengatakan, "Para jenderal senior telah mencoba mengalihkan perhatian Trump dengan membicarakan langkah-langkah yang kurang kontroversial, seperti serangan terhadap Iran."
Lebih lanjut, laporan itu menyebutkan bahwa dorongan untuk mencaplok Greenland dipimpin oleh beberapa penasihat Trump, termasuk ajudan politik Stephen Miller, yang merasa berani setelah serangan AS baru-baru ini terhadap Venezuela dan sekarang ingin bergerak cepat untuk mengamankan pulau itu sebelum Rusia atau China dapat bertindak.
Di Eropa, sekelompok negara yang dipimpin oleh Inggris dan Jerman, sedang membahas rencana kehadiran militer di Greenland untuk menunjukkan kepada Trump bahwa Eropa serius tentang keamanan Arktik dan untuk mencoba meredam ancaman Amerika untuk mengambil alih wilayah otonom Denmark tersebut.
Jerman mengusulkan pembentukan misi NATO gabungan untuk melindungi wilayah Arktik, menurut sumber-sumber yang mengetahui rencana tersebut.
Sebuah laporan Mail Online, mengutip sumber AS, menyebutkan Trump telah memerintahkan Komando Operasi Khusus Gabungan untuk menyiapkan rencana invasi. Namun Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine dilaporkan menolak dengan alasan langkah tersebut ilegal dan tidak mendapat dukungan Kongres.
Baca Juga: Senator Amerika: NATO Tamat Jika AS Mencaplok Greenland!
Sumber tersebut mengatakan, "Para jenderal senior telah mencoba mengalihkan perhatian Trump dengan membicarakan langkah-langkah yang kurang kontroversial, seperti serangan terhadap Iran."
Lebih lanjut, laporan itu menyebutkan bahwa dorongan untuk mencaplok Greenland dipimpin oleh beberapa penasihat Trump, termasuk ajudan politik Stephen Miller, yang merasa berani setelah serangan AS baru-baru ini terhadap Venezuela dan sekarang ingin bergerak cepat untuk mengamankan pulau itu sebelum Rusia atau China dapat bertindak.
Di Eropa, sekelompok negara yang dipimpin oleh Inggris dan Jerman, sedang membahas rencana kehadiran militer di Greenland untuk menunjukkan kepada Trump bahwa Eropa serius tentang keamanan Arktik dan untuk mencoba meredam ancaman Amerika untuk mengambil alih wilayah otonom Denmark tersebut.
Jerman mengusulkan pembentukan misi NATO gabungan untuk melindungi wilayah Arktik, menurut sumber-sumber yang mengetahui rencana tersebut.
Lihat Juga :