Rusia Desak AS Bebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Istrinya

Minggu, 04 Januari 2026 - 09:27 WIB
“Invasi ini merupakan penghinaan terbesar yang pernah diderita negara ini,” kata López, seraya bersumpah bahwa Venezuela akan menolak kehadiran pasukan asing.

Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Maduro terjadi setelah berbulan-bulan Amerika Serikat secara dramatis meningkatkan kehadiran militernya di Karibia, mengumpulkan ribuan pasukan dan lebih dari selusin kapal perang di wilayah tersebut.

Sejak September, pasukan AS telah melakukan serangan terhadap kapal-kapal yang menurut pemerintahan Trump terlibat dalam perdagangan narkoba di Karibia dan Pasifik timur.

Namun Trump juga berulang kali mengindikasikan bahwa dia tertarik pada perubahan rezim di Venezuela, menuduh pihak berwenang di Caracas melakukan “terorisme narkoba” dan mencuri ladang minyak AS.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada hari Sabtu, Trump mengatakan AS akan sangat terlibat dalam industri minyak Venezuela setelah operasi penangkapan Maduro.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!