Maduro Ditangkap AS, Siapa yang Akan Memimpin Venezuela?
Sabtu, 03 Januari 2026 - 20:20 WIB
2. Perang Saudara Bisa Terjadi Memperebutkan Kekuasaan
Para ahli khawatir negara itu mungkin akan terpaksa memasuki perang saudara atau konflik yang menghancurkan.Meskipun Maduro telah digulingkan, kemungkinan transisi politik di Venezuela belum sepenuhnya jelas, kata Carlos Pina, seorang analis politik Venezuela yang berbasis di Meksiko.
Wakil Presiden Delcy Rodriguez, Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez, dan Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello tetap aktif di negara itu, katanya.
“Namun demikian, penangkapan Maduro merupakan pukulan moral yang menghancurkan bagi gerakan politik yang dimulai oleh Hugo Chavez pada tahun 1999, yang telah berubah menjadi kediktatoran sejak Nicolas Maduro berkuasa,” kata Pina kepada Al Jazeera.
Pemerintah Barat dan para pemimpin oposisi telah menuduh Maduro sebagai seorang otoriter, sebuah tuduhan yang ditolaknya, dengan mengatakan bahwa pemerintahannya membela proyek sosialis Venezuela.
3. Pemimpin Oposisi Terlalu Bersemangat
Ketidakpastian utama lainnya adalah apa yang akan dilakukan oposisi, yang dipimpin oleh María Corina Machado. Setelah mengklaim kemenangan dalam pemilihan Juli 2024, oposisi menuntut perubahan politik yang nyata dan mungkin tidak akan puas hanya dengan penggulingan Maduro dari istana kepresidenan.Pemimpin oposisi Maria Corina Machado telah memposisikan dirinya sebagai pengganti yang didukung Barat, tetapi sebagian besar lawan politik Maduro juga menentang intervensi AS.
4. Butuh Waktu Bertahun-tahun
Penggulingan Maduro mungkin tidak serta merta menjadi "perubahan positif" dalam waktu dekat, kata jurnalis Venezuela Sissi De Flaviis.“Bahkan merekonstruksi dan membangun kembali Venezuela dan mengubah pola pikir masyarakat dan segalanya, itu [akan] membutuhkan waktu bertahun-tahun, jika bukan puluhan tahun,” kata De Flaviis kepada Al Jazeera, berbicara dari ibu kota, Caracas.
Lihat Juga :