Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:02 WIB
Sementara itu, Menteri Pertahanan Saudi Pangeran Khalid bin Salman pada hari Sabtu mendesak STC untuk menanggapi upaya mediasi bersama Saudi-Emirat. Menteri tersebut juga menuntut agar kelompok separatis tersebut mundur dari kamp-kamp di Al-Mahra dan Hadramaut, dan menyerahkannya secara "damai" kepada pemerintah yang diakui secara internasional.

Pernyataan terbaru ini menyusul tuntutan Arab Saudi pada hari Kamis agar STC mundur "segera" dari kedua provinsi tersebut, yang direbut oleh STC yang didukung UEA pada awal Desember.

Serangan STC mengusir pasukan yang berafiliasi dengan Pasukan Perisai Nasional yang didukung Saudi, kelompok lain yang bersekutu dengan koalisi dalam memerangi Houthi.

Yaman, yang dilanda perang saudara selama lebih dari satu dekade, memiliki Houthi yang didukung Iran yang mengendalikan sebagian besar wilayah utara, sementara koalisi yang didukung Saudi-UEA mendukung pemerintah yang diakui secara internasional di selatan.

Namun, UEA juga mendukung separatis selatan yang menyerukan agar Yaman Selatan memisahkan diri sekali lagi dari Yaman.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!