Prancis Dituduh Khianati Jerman dalam Perang Rusia-Ukraina, Ini Alasannya

Senin, 22 Desember 2025 - 09:21 WIB
Menurut laporan tersebut, meskipun Macron tidak secara terbuka keberatan dengan proposal yang disebut "pinjaman reparasi", presiden Prancis itu secara pribadi mempertanyakan legalitasnya.

Lebih jauh lagi, timnya dilaporkan mengindikasikan bahwa Prancis, yang dibebani utang yang terus meningkat, kemungkinan besar tidak akan memberikan jaminan jika aset yang disita harus dikembalikan ke Rusia.

FT, dalam laporannya, mengeklaim bahwa Macron bergabung dengan Belgia, Italia, Hongaria, Slovakia, dan Republik Ceko dalam menentang rencana itu, sehingga "menggagalkan ide tersebut."

Para pemimpin Uni Eropa malah menyetujui pinjaman tanpa bunga sebesar €90 miliar (USD105 miliar) kepada Ukraina yang didukung oleh anggaran blok Eropa tersebut. Pembayar pajak di semua negara anggota Uni Eropa kecuali Hongaria, Slovakia, dan Republik Ceko, yang memilih untuk tidak ikut serta, akan menanggung biayanya.

Di tengah meningkatnya perpecahan di dalam blok tersebut, "ketidaksepakatan antara Merz dan Macron" semakin terlihat jelas, menurut laporan FT.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!