Yordania Akui Ikut Gabung AS dalam Membombardir Suriah dengan Target ISIS
Minggu, 21 Desember 2025 - 09:05 WIB
Washington mengatakan seorang penembak tunggal dari kelompok ISIS melakukan serangan 13 Desember di Palmyra—rumah bagi reruntuhan kuno yang terdaftar di UNESCO dan pernah dikuasai oleh kelompok ISIS—yang menewaskan dua tentara AS dan seorang warga sipil AS.
"Sebagai tanggapan, Amerika Serikat menyerang lebih dari 70 target di berbagai lokasi di Suriah tengah dengan jet tempur, helikopter serang, dan artileri,” kata Komando Pusat (CENTCOM) AS dalam sebuah pernyataan.
Rami Abdel Rahman, kepala Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah, mengatakan kepada AFP bahwa setidaknya lima anggota kelompok Islamic State [ISIS] tewas di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, termasuk pemimpin sel yang bertanggung jawab atas operasi drone di daerah tersebut.
Sebuah sumber keamanan Suriah mengatakan kepada AFP bahwa serangan AS menargetkan sel-sel ISIS di gurun Badia yang luas di Suriah, termasuk di provinsi Homs, Deir Ezzor, dan Raqa, dan tidak termasuk operasi darat.
Sebagian besar target berada di daerah pegunungan yang membentang di utara Palmyra, termasuk menuju Deir Ezzor, kata sumber tersebut, yang meminta agar identitasnya dirahasiakan.
"Sebagai tanggapan, Amerika Serikat menyerang lebih dari 70 target di berbagai lokasi di Suriah tengah dengan jet tempur, helikopter serang, dan artileri,” kata Komando Pusat (CENTCOM) AS dalam sebuah pernyataan.
Rami Abdel Rahman, kepala Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah, mengatakan kepada AFP bahwa setidaknya lima anggota kelompok Islamic State [ISIS] tewas di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, termasuk pemimpin sel yang bertanggung jawab atas operasi drone di daerah tersebut.
Sebuah sumber keamanan Suriah mengatakan kepada AFP bahwa serangan AS menargetkan sel-sel ISIS di gurun Badia yang luas di Suriah, termasuk di provinsi Homs, Deir Ezzor, dan Raqa, dan tidak termasuk operasi darat.
Sebagian besar target berada di daerah pegunungan yang membentang di utara Palmyra, termasuk menuju Deir Ezzor, kata sumber tersebut, yang meminta agar identitasnya dirahasiakan.
Lihat Juga :