55.000 Keluarga Terdampak Badai dan Banjir di Gaza

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:30 WIB
Pernyataan tersebut menekankan setelah beberapa kali pengungsian, penghancuran atau kerusakan setidaknya 81% bangunan, dan penetapan hampir 58% dari total wilayah Gaza sebagai zona terlarang, sebagian besar warga Palestina kini tinggal di tenda-tenda reyot atau tempat penampungan yang rusak.

“Saya masih tidak dapat menerima kenyataan bahwa kami selamat dari pemboman hanya agar anak-anak saya hancur akibat badai,” ujar Mohammed Nassar, ayah dari Lina dan Ghazi, yang meninggal setelah rumah mereka yang rusak parah runtuh, seperti yang dikutip dalam pernyataan tersebut.

Lina, 18 tahun, dan Ghazi, 15 tahun, meninggal dunia ketika rumah mereka yang rusak parah di Sheikh Radwan runtuh pada 12 Desember setelah badai.

Baca juga: Hotel Jepang Tolak Reservasi dari Warga Israel karena Tindakan pada Rakyat Palestina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!