Tentara Bayaran Rusia Disebut Bantu Perang Kamboja Melawan Thailand, Moskow Angkat Bicara
Selasa, 16 Desember 2025 - 09:04 WIB
“Laporan-laporan ini kemungkinan besar dibuat-buat dari sumber non-regional,” kata Kedutaan Rusia, menambahkan bahwa tuduhan tersebut tampaknya bertujuan untuk melanggar hak-hak warga negara Rusia, yang saat ini berada di Thailand sebagai turis atau untuk tujuan bisnis.
Mengutip laporan dari Thai PBS, Selasa (16/12/2025), Kedutaan Besar Rusia mengatakan bahwa laporan-laporan tersebut juga telah merusak hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara Rusia dan Thailand, dan mencatat bahwa posisi Moskow mengenai sengketa perbatasan Thailand-Kamboja telah dijelaskan oleh Kementerian Luar Negeri-nya dan ditegaskan kembali oleh juru bicaranya selama pengarahan pada 11 Desember.
“Rusia secara tradisional telah mempertahankan hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Thailand dan Kamboja,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia. "Kami mendukung penyelesaian semua sengketa secara eksklusif melalui cara-cara damai.”
Kedutaan Besar Rusia menekankan bahwa Moskow tidak mendukung atau berpartisipasi dalam konflik tersebut dan menyerukan pelaporan media yang bertanggung jawab untuk mencegah informasi yang salah, yang bisa meningkatkan ketegangan atau merusak hubungan bilateral.
Sebelumnya, dilaporkan bahwa otoritas keamanan Thailand telah siaga atas laporan bahwa tentara bayaran asing, yang kewarganegaraannya tidak diketahui tetapi diduga dibayar oleh pemerintah Kamboja, berada di negara itu untuk melakukan spionase terkait dengan ketegangan perbatasan.
Mengutip laporan dari Thai PBS, Selasa (16/12/2025), Kedutaan Besar Rusia mengatakan bahwa laporan-laporan tersebut juga telah merusak hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara Rusia dan Thailand, dan mencatat bahwa posisi Moskow mengenai sengketa perbatasan Thailand-Kamboja telah dijelaskan oleh Kementerian Luar Negeri-nya dan ditegaskan kembali oleh juru bicaranya selama pengarahan pada 11 Desember.
“Rusia secara tradisional telah mempertahankan hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Thailand dan Kamboja,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia. "Kami mendukung penyelesaian semua sengketa secara eksklusif melalui cara-cara damai.”
Kedutaan Besar Rusia menekankan bahwa Moskow tidak mendukung atau berpartisipasi dalam konflik tersebut dan menyerukan pelaporan media yang bertanggung jawab untuk mencegah informasi yang salah, yang bisa meningkatkan ketegangan atau merusak hubungan bilateral.
Sebelumnya, dilaporkan bahwa otoritas keamanan Thailand telah siaga atas laporan bahwa tentara bayaran asing, yang kewarganegaraannya tidak diketahui tetapi diduga dibayar oleh pemerintah Kamboja, berada di negara itu untuk melakukan spionase terkait dengan ketegangan perbatasan.
Lihat Juga :