Ini Reaksi Para Pemimpin Dunia atas Penembakan Massal Pantai Bondi yang Targetkan Yahudi

Senin, 15 Desember 2025 - 07:55 WIB
Para pemimpin dunia merasa ngeri ketika merespons penembakan massal di Pantai Bondi, Australia, yang targetkan komunitas Yahudi. Foto/Screenshot Sky News
SYDNEY - Para pemimpin dunia menyatakan kengerian mereka atas penembakan massal hari Minggu di Pantai Bondi, Australia, yang menargetkan komunitas Yahudi selama perayaan Hanukkah. Sebanyak 16 orang tewas, termasuk salah satu pelaku, dalam penembakan yang dinyatakan sebagai serangan teroris ini.

Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mengecam penembakan massal sebagai serangan teroris anti-Semitisme. Selain 16 orang tewas, 40 orang lainnya terluka dalam serangan mengerikan ini.



Penembakan massal ini dilakukan oleh dua pria bersenjata. Mereka menargetkan perayaan "Hanukkah By the Sea". Salah satu pelaku tewas dalam baku tembak dengan polisi, satu pelaku lainnya ditahan dalam kondisi kritis.

Baca Juga: PM Australia Nyatakan Penembakan Massal Pantai Bondi sebagai Serangan Teroris, 16 Orang Tewas

Kepolisian Australia menganggap penembakan massal itu sebagai serangan teroris. Sejumlah perangkat mencurigakan yang diyakini sebagai bahan peledak rakitan ditemukan di sebuah mobil yang terkait dengan para penyerang, yang diparkir di dekat pantai.

Reaksi Para Pemimpin Dunia atas Penembakan Massal Pantai Bondi

1. Australia

PM Anthony Albanese mengecam penembakan massal yang menargetkan komunitas Yahudi ini. Dia berjanji akan memberantas kebencian, kekerasan, dan terorisme di negaranya.

“Terjadi insiden teroris yang menghancurkan di Bondi pada perayaan Hanukkah By the Sea. Ini adalah serangan yang ditargetkan pada warga Yahudi Australia pada hari pertama Hanukkah, yang seharusnya menjadi hari sukacita, perayaan iman. [Serangan ini adalah] tindakan anti-Semitisme yang jahat, terorisme yang telah menyerang jantung bangsa kita,” kata Albanese.

"Ini adalah momen untuk persatuan nasional," kata Albanese. “Ini adalah momen bagi warga Australia untuk bersatu. Itulah tepatnya yang akan kita lakukan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!