Tentara Prancis Tembaki Drone yang Terbang di Pangkalan Kapal Selam Nuklir
Sabtu, 06 Desember 2025 - 17:40 WIB
Pangkalan tersebut, yang terletak di dekat kota pelabuhan Brest di Prancis barat, dilindungi oleh lebih dari 120 gendarmerie maritim yang bekerja sama dengan pasukan keamanan laut, menurut laporan media domestik.
Menteri Pertahanan Catherine Vautrin mengonfirmasi bahwa pasukan telah mencegat penerbangan tersebut, meskipun ia tidak merinci metode yang digunakan untuk melawan para penyusup udara tersebut.
"Penerbangan apa pun di atas wilayah militer dilarang di negara kami," kata Vautrin, dilansit Euro News. "Saya ingin memuji intersepsi yang dilakukan oleh personel militer kami di pangkalan Île Longue."
"Tidak ada kaitan dengan campur tangan asing yang telah ditetapkan," ujar Frédéric Teillet, jaksa penuntut umum di Rennes, kepada Agence France-Presse.
Ia mengatakan bahwa marinir telah "menembakkan alat pengacau, bukan senjata api" dan tidak ada drone yang ditembak jatuh dan tidak ada pilot yang teridentifikasi.
Otoritas maritim regional mengonfirmasi bahwa infrastruktur penting tetap aman selama insiden tersebut.
Jaksa militer di Rennes akan membuka penyelidikan resmi atas pelanggaran tersebut pada hari Jumat, kata para pejabat.
Menteri Pertahanan Catherine Vautrin mengonfirmasi bahwa pasukan telah mencegat penerbangan tersebut, meskipun ia tidak merinci metode yang digunakan untuk melawan para penyusup udara tersebut.
"Penerbangan apa pun di atas wilayah militer dilarang di negara kami," kata Vautrin, dilansit Euro News. "Saya ingin memuji intersepsi yang dilakukan oleh personel militer kami di pangkalan Île Longue."
"Tidak ada kaitan dengan campur tangan asing yang telah ditetapkan," ujar Frédéric Teillet, jaksa penuntut umum di Rennes, kepada Agence France-Presse.
Ia mengatakan bahwa marinir telah "menembakkan alat pengacau, bukan senjata api" dan tidak ada drone yang ditembak jatuh dan tidak ada pilot yang teridentifikasi.
Otoritas maritim regional mengonfirmasi bahwa infrastruktur penting tetap aman selama insiden tersebut.
Jaksa militer di Rennes akan membuka penyelidikan resmi atas pelanggaran tersebut pada hari Jumat, kata para pejabat.
Lihat Juga :