Terungkap, Tentara Israel Membuldoser Jenazah-jenazah Warga Palestina di Gaza
Kamis, 04 Desember 2025 - 08:22 WIB
Temuan CNN menggemakan laporan sebelumnya tentang kuburan massal yang ditemukan di Gaza. Sebelumnya pada tahun 2024, lebih dari 300 jenazah ditemukan di sebuah kuburan massal di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, setelah operasi militer Israel. Banyak jenazah menunjukkan tanda-tanda eksekusi dan mutilasi.
Para saksi mata, termasuk pengemudi truk bantuan yang beroperasi di rute Zikim, bersaksi melihat mayat-mayat secara teratur dibuldoser dari jalan dan ke pasir. Seorang pengemudi berkomentar: "Ini seperti Segitiga Bermuda...tidak ada yang tahu apa yang terjadi di sana, dan sepertinya tidak akan pernah ada yang tahu."
CNN juga menganalisis video dari bulan September yang menunjukkan warga Palestina yang mencari bantuan ditembak ketika mereka mencoba melarikan diri dengan karung-karung tepung. Analisis forensik mengonfirmasi bahwa tembakan tersebut berasal dari posisi militer Israel.
Terlepas dari klaim Israel bahwa tembakan hanya digunakan untuk "peringatan" atau sebagai respons terhadap ancaman, rekaman video tersebut menunjukkan warga sipil menjadi sasaran dari belakang.
Kampanye militer Israel di Gaza telah menyebabkan kematian lebih dari 70.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Negara ini saat ini sedang diselidiki oleh Mahkamah Internasional atas tuduhan genosida.
Pengungkapan baru ini dapat menambah bukti lebih lanjut atas meningkatnya tuduhan kejahatan perang sistematis dan pelanggaran hukum humaniter internasional.
Keluarga korban hilang terus mencari jawaban. Nawal Musleh, ibu dari Ammar Wadi, berkata: "Kami menerima apa pun yang telah Tuhan tulis, tetapi kami hanya ingin tahu apa yang terjadi pada putra kami."
Para saksi mata, termasuk pengemudi truk bantuan yang beroperasi di rute Zikim, bersaksi melihat mayat-mayat secara teratur dibuldoser dari jalan dan ke pasir. Seorang pengemudi berkomentar: "Ini seperti Segitiga Bermuda...tidak ada yang tahu apa yang terjadi di sana, dan sepertinya tidak akan pernah ada yang tahu."
CNN juga menganalisis video dari bulan September yang menunjukkan warga Palestina yang mencari bantuan ditembak ketika mereka mencoba melarikan diri dengan karung-karung tepung. Analisis forensik mengonfirmasi bahwa tembakan tersebut berasal dari posisi militer Israel.
Terlepas dari klaim Israel bahwa tembakan hanya digunakan untuk "peringatan" atau sebagai respons terhadap ancaman, rekaman video tersebut menunjukkan warga sipil menjadi sasaran dari belakang.
Kampanye militer Israel di Gaza telah menyebabkan kematian lebih dari 70.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Negara ini saat ini sedang diselidiki oleh Mahkamah Internasional atas tuduhan genosida.
Pengungkapan baru ini dapat menambah bukti lebih lanjut atas meningkatnya tuduhan kejahatan perang sistematis dan pelanggaran hukum humaniter internasional.
Keluarga korban hilang terus mencari jawaban. Nawal Musleh, ibu dari Ammar Wadi, berkata: "Kami menerima apa pun yang telah Tuhan tulis, tetapi kami hanya ingin tahu apa yang terjadi pada putra kami."
(mas)
Lihat Juga :