Tidak Ada Kompromi Soal Wilayah setelah Putin Bertemu Utusan Trump

Rabu, 03 Desember 2025 - 09:39 WIB
Pria berusia 73 tahun itu juga mengatakan Rusia akan meningkatkan serangan terhadap pelabuhan dan kapal Ukraina, serta kapal tanker yang mendukung Kiev, menyusul serangan terhadap kapal-kapal yang membawa minyak Rusia di lepas pantai Turki.

Menanggapi komentarnya, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan jelas Putin tidak ingin perang berakhir.

"Kemarin, dia mengatakan siap bertempur sepanjang musim dingin. Hari ini, dia mengancam pelabuhan dan kebebasan navigasi," tulis Sybiha di media sosial.

Sementara itu, dalam kunjungan ke Irlandia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan "perdamaian yang bermartabat" dibutuhkan.

Ketika ditanya di acara di Dublin tentang apakah ia khawatir AS akan kehilangan minat dalam proses perdamaian, ia mengatakan ia khawatir sekutu Kiev akan "lelah".

"Tujuan Rusia adalah menarik kepentingan Amerika dari situasi ini," jelasnya.

Sementara itu, Trump mengakui negosiasi tersebut sulit.

"Orang kita sedang berada di Rusia saat ini untuk melihat apakah kami dapat menyelesaikannya," ujar Trump dalam rapat kabinet di Washington, DC. "Situasinya tidak mudah. Benar-benar kacau," tambahnya, seraya mencatat perang tersebut menyebabkan puluhan ribu korban setiap bulan.

Witkoff dan Kushner kemungkinan akan bertemu delegasi Ukraina paling cepat Rabu, kemungkinan di Brussel, ungkap seorang tokoh senior di Kiev kepada kantor berita AFP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!