Venezuela Tak Gentar Diancam Militer AS: Kami Tak Sudi Damai dengan Menjadi Budak!
Selasa, 02 Desember 2025 - 07:06 WIB
Ketika Maduro berpidato, Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu para pejabat keamanan nasional Gedung Putih untuk membahas situasi Venezuela.
Washington telah mengerahkan kapal induk terbesar di dunia beserta armada tempurnya ke kawasan Amerika Latin, disertai serangan terhadap kapal-kapal yang dituduh mengangkut narkoba di Laut Karibia dan Samudra Pasifik timur.
Sejak September, operasi militer AS tersebut telah menewaskan sedikitnya 83 orang tanpa bukti bahwa mereka adalah pengedar narkoba. Operasi militer Washington ini dinilai kelompok hak asasi manusia (HAM) sebagai tindakan ilegal—apapun status para korban.
AS beralasan bahwa pengerahan militer bertujuan memberantas perdagangan narkoba, namun Caracas menuding tujuan sebenarnya adalah mendorong perubahan rezim. Maduro merespons dengan meningkatkan kesiapan militer Venezuela.
“Kami telah menjalani 22 minggu agresi yang dapat digambarkan sebagai terorisme psikologis. Selama 22 minggu itu, mereka menguji kami, dan rakyat Venezuela menunjukkan cintanya pada tanah air,” ujar Maduro.
Washington telah mengerahkan kapal induk terbesar di dunia beserta armada tempurnya ke kawasan Amerika Latin, disertai serangan terhadap kapal-kapal yang dituduh mengangkut narkoba di Laut Karibia dan Samudra Pasifik timur.
Sejak September, operasi militer AS tersebut telah menewaskan sedikitnya 83 orang tanpa bukti bahwa mereka adalah pengedar narkoba. Operasi militer Washington ini dinilai kelompok hak asasi manusia (HAM) sebagai tindakan ilegal—apapun status para korban.
AS beralasan bahwa pengerahan militer bertujuan memberantas perdagangan narkoba, namun Caracas menuding tujuan sebenarnya adalah mendorong perubahan rezim. Maduro merespons dengan meningkatkan kesiapan militer Venezuela.
“Kami telah menjalani 22 minggu agresi yang dapat digambarkan sebagai terorisme psikologis. Selama 22 minggu itu, mereka menguji kami, dan rakyat Venezuela menunjukkan cintanya pada tanah air,” ujar Maduro.
Lihat Juga :