2 Juta Warga Israel Hadapi Krisis Kesehatan Mental setelah 2 Tahun Perang di Gaza
Selasa, 25 November 2025 - 15:59 WIB
Tentara Israel di perbatasan Erez dengan senjata berat dan kendaraan militer di Erez, Israel pada 29 Februari 2024. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
TEL AVIV - Israel menghadapi krisis kesehatan mental yang mengancam hampir dua juta orang, termasuk sejumlah besar tentara, akibat perang genosida Tel Aviv selama dua tahun di Gaza. Kabar itu diungkap harian Yedioth Ahronoth.
"Dua juta warga Israel, termasuk banyak tentara, kini membutuhkan dukungan psikologis dari negara," tulis harian Yedioth Ahronoth, mencatat lonjakan tajam kecanduan narkoba, seiring dengan hancurnya keluarga dan seluruh komunitas.
Surat kabar itu mengatakan meskipun banyak warga Israel berasumsi bahwa perang telah mendorong masyarakat ke dalam krisis psikologis yang mendalam, peringatan terus bermunculan bahwa, "Bencana nyata masih menanti."
Para ahli dan penyintas trauma yang dikutip surat kabar tersebut menunjukkan kekurangan terapis yang parah, menjelaskan mengapa kesulitan yang paling akut seringkali muncul setelah pertempuran berakhir.
"Dua juta warga Israel, termasuk banyak tentara, kini membutuhkan dukungan psikologis dari negara," tulis harian Yedioth Ahronoth, mencatat lonjakan tajam kecanduan narkoba, seiring dengan hancurnya keluarga dan seluruh komunitas.
Surat kabar itu mengatakan meskipun banyak warga Israel berasumsi bahwa perang telah mendorong masyarakat ke dalam krisis psikologis yang mendalam, peringatan terus bermunculan bahwa, "Bencana nyata masih menanti."
Para ahli dan penyintas trauma yang dikutip surat kabar tersebut menunjukkan kekurangan terapis yang parah, menjelaskan mengapa kesulitan yang paling akut seringkali muncul setelah pertempuran berakhir.
Lihat Juga :