Pakistan dan Afghanistan di Ambang Perang Terbuka setelah Perundingan Istanbul Gagal

Minggu, 09 November 2025 - 09:38 WIB
Namun, imbuh dia, Pakistan sekali lagi menunjukkan sikap tidak bertanggung jawab dan tidak kooperatif. "Berusaha menyerahkan semua tanggung jawab terkait keamanannya kepada pemerintah Afghanistan, tidak bersedia bertanggung jawab atas keamanan Afghanistan maupun keamanannya sendiri," katanya.

Mengecam sikap Islamabad, Taliban menegaskan kembali posisi berprinsipnya bahwa Afghanistan tidak akan membiarkan siapa pun menggunakan wilayahnya untuk melawan negara lain, atau mengizinkan negara asing mana pun untuk bertindak melawan kedaulatan dan kemerdekaannya.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa membela rakyat dan wilayah Afghanistan tetap menjadi "kewajiban Islam dan nasional" Emirat. "Dan bersumpah untuk membela dengan teguh terhadap segala agresi dengan pertolongan Allah dan dukungan rakyatnya," paparnya.

Sembari menegaskan kembali ikatan persaudaraan dengan rakyat Muslim Pakistan, Taliban menegaskan bahwa mereka hanya akan bekerja sama dalam batas tanggung jawab dan kemampuannya.

Menambah ketegangan yang meningkat, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mengonfirmasi bahwa putaran ketiga perundingan damai di Istanbul telah mencapai tahap yang tidak pasti tanpa hasil.

"Belum ada rencana untuk putaran keempat," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!