AS Terus Meneror Maduro, Kali Ini 2 Pesawat Pengebom B-52 Dekati Venezuela
Jum'at, 07 November 2025 - 10:58 WIB
Kementerian Luar Negeri Rusia pada Sabtu pekan lalu mengecam pengerahan kekuatan militer yang berlebihan oleh AS di Laut Karibia dengan dalih melawan perdagangan narkoba. Kementerian itu dan menegaskan kembali dukungannya terhadap pemimpin Venezuela.
"Kami dengan tegas mengecam penggunaan kekuatan militer yang berlebihan dalam melaksanakan operasi antinarkoba," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.
"Tindakan tersebut melanggar undang-undang domestik AS...dan norma-norma hukum internasional," lanjut dia.
Dalam komentarnya, Zakharova mengatakan: "Rusia menegaskan dukungan tegas kami terhadap kepemimpinan Venezuela dalam mempertahankan kedaulatan nasionalnya."
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro menandatangani perjanjian kemitraan strategis di Moskow pada bulan Mei. Moskow dilaporkan telah mengerahkan sistem pertahanan rudal ke Caracas untuk membantu Venezuela mempertahankan diri.
"Kami dengan tegas mengecam penggunaan kekuatan militer yang berlebihan dalam melaksanakan operasi antinarkoba," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.
"Tindakan tersebut melanggar undang-undang domestik AS...dan norma-norma hukum internasional," lanjut dia.
Dalam komentarnya, Zakharova mengatakan: "Rusia menegaskan dukungan tegas kami terhadap kepemimpinan Venezuela dalam mempertahankan kedaulatan nasionalnya."
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro menandatangani perjanjian kemitraan strategis di Moskow pada bulan Mei. Moskow dilaporkan telah mengerahkan sistem pertahanan rudal ke Caracas untuk membantu Venezuela mempertahankan diri.
(mas)
Lihat Juga :