5 Fakta Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York

Rabu, 05 November 2025 - 16:24 WIB
Mamdani juga mengusulkan pembukaan satu toko kelontong milik pemerintah kota di setiap wilayah kota, di mana masyarakat yang kurang terlayani oleh jaringan komersial dapat mengakses pilihan makanan sehat yang terjangkau. Ia berjanji untuk memperluas program makanan sekolah gratis hingga mencakup perguruan tinggi di kota, dan menawarkan program penitipan anak dan pendidikan anak usia dini universal.

Untuk membiayai semua ini, Mamdani telah mengajukan reformasi pajak besar-besaran: Menaikkan tarif pajak perusahaan dari 7,25 persen menjadi 11,5 persen, dan mengenakan pajak tambahan sebesar 2 persen bagi individu yang berpenghasilan lebih dari USD1 juta per tahun. Menurut kampanyenya, langkah-langkah ini dapat menghasilkan hingga USD9,4 miliar per tahun.

Mengenai keselamatan publik, Mamdani mengusulkan pengalihan sumber daya dari Departemen Kepolisian New York ke Departemen Keselamatan Masyarakat yang baru, yang akan menampung para profesional kesehatan mental, penanggap krisis, dan petugas penjangkauan.

5. Mengalahkan Politik Dinasti

Pada bulan Juni, Mamdani mengalahkan Cuomo dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat.

Dalam putaran pertama pemilihan pendahuluan walikota dari Partai Demokrat di New York City pada 24 Juni, Mamdani berhasil mengalahkan tim kampanye Cuomo dengan selisih 13 poin, dengan total perolehan 573.169 suara.

Mamdani gagal mendapatkan lebih dari 50 persen suara pilihan pertama, sehingga sistem pilihan peringkat New York diberlakukan. Kandidat dengan suara terendah dieliminasi dalam putaran berikutnya, dan preferensi pilihan kedua pendukung mereka didistribusikan ulang.

Dua minggu setelah mengakui kekalahan dalam pemilihan pendahuluan, tim kampanye Cuomo mengumumkan bahwa ia akan melanjutkan pencalonan wali kota melalui jalur independen.

Cuomo memiliki reputasi yang hampir tak tertandingi di New York. Ayahnya, Mario Cuomo, juga seorang gubernur negara bagian. Ia memiliki kampanye yang didanai dengan baik yang membanjiri siaran udara dan kotak surat di seluruh kota.

Cuomo dan para pendukungnya telah mengkritik Mamdani sebagai tidak layak untuk jabatan wali kota New York City, dengan alasan ia kurang memiliki pengalaman administratif untuk menavigasi birokrasi kota yang kompleks dan mengelola krisis secara efektif.

Pada hari Selasa, menjadi jelas bahwa upaya mereka tidak berhasil.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!