Hacker Rusia Bobol 8 Pangkalan Militer Inggris, Markas Jet Tempur Siluman F-35 Ikut Terdampak
Senin, 20 Oktober 2025 - 11:31 WIB
Peretasan ini terjadi setelah ada peringatan dari Pusat Keamanan Siber Nasional pekan lalu. Peringatan tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang tingginya jumlah serangan peretasan di Inggris, yang mencapai rekor tertinggi dengan 204 serangan terjadi sepanjang tahun hingga September, menurut laporan MailOnline, Senin (20/10/2025).
"Kami mengambil pendekatan yang kuat dan proaktif terhadap ancaman siber yang dapat menimbulkan risiko bagi kepentingan nasional. Kami secara aktif menyelidiki klaim bahwa informasi terkait MoD telah dipublikasikan di Dark Web," kata seorang juru bicara MoD.
"Untuk melindungi informasi operasional yang sensitif, kami tidak akan berkomentar lebih lanjut mengenai detailnya," lanjut dia.
Data pribadi personel militer dan veteran, termasuk nama, detail bank, dan beberapa alamat, terdapat dalam sistem penggajian yang diakses dalam peretasan skala besar yang terungkap tahun lalu.
Hingga 272.000 personel militer mungkin telah terdampak. Tahun ini, Pemerintah Inggris secara diam-diam menyiapkan "Rute Respons Afghanistan" bagi orang-orang di negara tersebut yang datanya dibocorkan "secara keliru" oleh seorang pejabat pertahanan pada Februari 2022.
"Kami mengambil pendekatan yang kuat dan proaktif terhadap ancaman siber yang dapat menimbulkan risiko bagi kepentingan nasional. Kami secara aktif menyelidiki klaim bahwa informasi terkait MoD telah dipublikasikan di Dark Web," kata seorang juru bicara MoD.
"Untuk melindungi informasi operasional yang sensitif, kami tidak akan berkomentar lebih lanjut mengenai detailnya," lanjut dia.
Data pribadi personel militer dan veteran, termasuk nama, detail bank, dan beberapa alamat, terdapat dalam sistem penggajian yang diakses dalam peretasan skala besar yang terungkap tahun lalu.
Hingga 272.000 personel militer mungkin telah terdampak. Tahun ini, Pemerintah Inggris secara diam-diam menyiapkan "Rute Respons Afghanistan" bagi orang-orang di negara tersebut yang datanya dibocorkan "secara keliru" oleh seorang pejabat pertahanan pada Februari 2022.
Lihat Juga :