Pengungsi Palestina Omar Yaghi Menjadi Ilmuwan Muslim yang Meraih Nobel Kimia

Rabu, 08 Oktober 2025 - 20:37 WIB

2. Dapat Kewarganegaraan Saudi dan Kepemimpinan Riset Global

Pada tahun 2021, Yaghi dianugerahi kewarganegaraan Arab Saudi sebagai pengakuan atas pencapaian ilmiahnya, sebagai bagian dari inisiatif Visi 2030 Arab Saudi untuk menarik talenta global.

Beliau kini memimpin beberapa lembaga ilmiah bergengsi, termasuk Berkeley Global Science Institute, yang bertujuan membangun pusat-pusat penelitian di negara-negara berkembang dan memberdayakan ilmuwan muda; Kavli Energy NanoSciences Institute, yang berfokus pada ilmu dasar konversi energi di tingkat molekuler; dan Bakar Institute of Digital Materials for the Planet, yang didedikasikan untuk menciptakan material berpori yang terjangkau dan mudah diterapkan seperti MOF dan COF untuk memitigasi perubahan iklim.

Selain Hadiah Nobel, Yaghi telah meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk Wolf Prize dalam bidang Kimia (2018), King Faisal International Prize dalam bidang Sains (2015), Solvay Prize (2024), Tang Prize (2024), dan Balzan Prize (2024).
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!