Suriah Gelar Pemilu Pertama setelah Rezim Bashar al-Assad Tumbang

Senin, 06 Oktober 2025 - 07:19 WIB
Sejak rezim Assad tumbang, provinsi yang dikuasai Kurdi tersebut telah dilanda pembantaian terhadap minoritas Alawite, Druze, dan Kristen.

Berdasarkan konstitusi sementara yang diumumkan pada bulan Maret, Parlemen yang akan datang akan menjalankan fungsi legislatif hingga konstitusi permanen diadopsi dan Pemilu baru diadakan.

Al-Sharaa sebelumnya mengatakan bahwa mustahil untuk menyelenggarakan Pemilu langsung sekarang, karena jutaan warga Suriah melarikan diri ke luar negeri atau telah mengungsi secara internal akibat perang.

Pada bulan Mei, Presiden AS Donald Trump bertemu dengan al-Sharaa dan mengumumkan pencabutan sanksi, yang sebagian besar telah diberlakukan selama pemerintahan Assad. Al-Sharaa menyebut langkah Trump sebagai "keputusan bersejarah dan berani, yang meringankan penderitaan rakyat, berkontribusi pada kebangkitan mereka, dan meletakkan fondasi bagi stabilitas di kawasan."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!