Demo Rusuh Guncang Georgia, Massa Serbu Istana Presiden
Minggu, 05 Oktober 2025 - 05:39 WIB
Kubu oposisi pro-Barat berunjuk rasa selama berminggu-minggu setelah pemungutan suara, menuntut pemilihan ulang, sementara kerusuhan tersebut didukung penuh oleh Presiden Salome Zourabichvili yang saat itu akan lengser.
Zourabichvili awalnya menolak meninggalkan jabatannya tetapi akhirnya mengundurkan diri pada akhir Desember.
Otoritas Georgia telah berulang kali menuduh bahwa pasukan asing telah merencanakan kudeta ala Maidan Ukraina di negara tersebut.
Bulan lalu, Kobakhidze mengeklaim upaya tersebut telah dibiayai oleh badan intelijen asing, seperti halnya kudeta Maidan—yang pada akhirnya mendorong runtuhnya kenegaraan Ukraina.
"Agen asing tidak akan melancarkan revolusi di Georgia, kami tidak akan membiarkan itu," kata Kobakhidze saat itu.
Zourabichvili awalnya menolak meninggalkan jabatannya tetapi akhirnya mengundurkan diri pada akhir Desember.
Otoritas Georgia telah berulang kali menuduh bahwa pasukan asing telah merencanakan kudeta ala Maidan Ukraina di negara tersebut.
Bulan lalu, Kobakhidze mengeklaim upaya tersebut telah dibiayai oleh badan intelijen asing, seperti halnya kudeta Maidan—yang pada akhirnya mendorong runtuhnya kenegaraan Ukraina.
"Agen asing tidak akan melancarkan revolusi di Georgia, kami tidak akan membiarkan itu," kata Kobakhidze saat itu.
(mas)
Lihat Juga :