5 Negara Paling Work–Life Balance di Dunia, Indonesia Bisa Mencontoh

Senin, 29 September 2025 - 14:41 WIB
Budaya kerja juga menekankan penghargaan terhadap waktu luang—pejabat dan kebijakan publik sering menyatakan “life is for living”, dan pemberi kerja umumnya menghormati batasan jam kerja.

Yang bisa dicontoh dari Selandia Baru adalah komposisi kebijakan yang relatif sederhana (cukup banyak cuti, jaminan sosial dasar, dan upah minimum yang layak) mampu menghasilkan dampak besar pada kesejahteraan pekerja.

2. Irlandia

•Skor indeks: 81.17

Irlandia unggul karena cuti melahirkan yang kompetitif, keamanan publik yang tinggi, dan budaya kerja mendukung komunitas kerja yang kohesif.

Faktor-faktor tersebut membuat pekerja merasakan keseimbangan antara tanggung jawab kerja dan kehidupan keluarga.

Yang bisa dipelajari dari Irlandia adalah dukungan cuti parental menjadi komponen penting untuk menurunkan beban pekerja, terutama pekerja perempuan.

3. Belgia

•Skor indeks: 75.91

Belgia memiliki salah satu upah minimum tertinggi di Eropa dan jam kerja rata-rata yang relatif pendek, yakni rata-rata 34 jam minggu kerja.

Selain itu, perlindungan seperti statutory sick pay dan skema jaminan sosial yang kuat menaikkan skor work-life balance.

Yang bisa dicontoh dari Belgia adalah regulasi pasar tenaga kerja yang kuat—dengan kombinasi upah minimum, cuti dan perlindungan sosial—membentuk keseimbangan waktu kerja yang lebih sehat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!