Trump Anggap Pengakuan pada Palestina Hadiah bagi Hamas, Israel Makin Brutal di Kota Gaza

Selasa, 23 September 2025 - 16:53 WIB
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memandang langkah sejumlah negara Barat untuk mengakui negara Palestina sebagai "hadiah bagi Hamas". Pernyataan itu diungkap juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt.

Berbicara kepada wartawan, Leavitt mengatakan Trump tidak setuju dengan keputusan tersebut.



"Dia merasa ini tidak akan membebaskan para sandera yang merupakan tujuan utama saat ini di Gaza, tidak akan mengakhiri konflik ini dan mengakhiri perang ini," ujar Leavitt.

Ia menambahkan, "Terus terang, dia yakin ini adalah hadiah bagi Hamas ... Dia yakin keputusan ini hanya omong kosong belaka dan tidak cukup tindakan dari beberapa teman dan sekutu kita."

Sementara itu, serangan Israel semakin brutal di Kota Gaza. UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina, mengatakan 12 kantornya di Kota Gaza, termasuk sembilan sekolah dan dua pusat kesehatan, terkena serangan langsung maupun tidak langsung Israel selama enam hari awal bulan ini.

Serangan-serangan tersebut, yang dirinci dalam laporan terbarunya tentang perkembangan di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki selama pekan yang dimulai pada 11 September, menyebabkan lima warga Palestina yang mengungsi terluka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!