Arab Saudi Tandatangani Pakta Pertahanan Bersama dengan Pakistan yang Bersenjata Nuklir

Kamis, 18 September 2025 - 07:23 WIB
SPA menambahkan, "Mereka juga bertukar pandangan tentang perkembangan regional dan internasional, isu-isu kepentingan bersama, dan upaya-upaya yang bertujuan mencapai keamanan dan stabilitas."

Sharif saat ini sedang dalam kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi.

"Perjanjian ini merupakan puncak dari diskusi bertahun-tahun. Ini bukan respons terhadap negara-negara tertentu atau peristiwa-peristiwa tertentu, melainkan pelembagaan kerja sama yang telah terjalin lama dan mendalam antara kedua negara kita," ujar seorang pejabat senior Saudi kepada kantor berita Reuters ketika ditanya tentang waktu penandatanganannya.

"Ini adalah perjanjian pertahanan komprehensif yang mencakup semua sarana militer," papar pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, ketika ditanya apakah pakta pertahanan bersama tersebut mencakup penggunaan senjata nuklir Pakistan jika diperlukan.

Kesepakatan antara kedua negara ini terjadi dua hari setelah sidang gabungan luar biasa antara Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) digelar, menyusul serangan Israel terhadap ibu kota Qatar, Doha, pada 9 September.

Negara-negara Arab dan Islam secara luas mengutuk serangan Israel, yang menargetkan anggota kepemimpinan politik Hamas saat mereka berkumpul untuk membahas proposal gencatan senjata yang didukung AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!