Siapa yang Jadi Target Serangan Israel di Qatar?

Kamis, 11 September 2025 - 03:15 WIB
Beroperasi di luar Gaza memungkinkannya untuk bepergian dan berkoordinasi antarnegara tetangga tanpa hambatan blokade Israel di Gaza. Al-Hayya juga memimpin delegasi Hamas dalam perundingan yang dimediasi dengan Israel untuk mencoba mengamankan kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Keluarga Al-Hayya menderita akibat serangan Israel: Selama perang 2014, serangan Israel menghancurkan rumah putra sulungnya, Osama, menewaskan dirinya, istrinya, dan tiga anak mereka. Dalam serangan hari Selasa, putranya, Humam, juga tewas.

Baca Juga: 15 Jet Tempur Israel Tembakkan 10 Rudal di Qatar

2. Zaher Jabarin

Menurut laporan, Zaher Jabarin juga diyakini menjadi sasaran serangan Israel. Saat ini ia menjabat sebagai kepala administrator keuangan gerakan tersebut.

Pada tahun 1993, Israel menangkap Jabarin dan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup. Ia menghabiskan hampir dua dekade di penjara sebelum dibebaskan pada tahun 2011 sebagai bagian dari pertukaran tahanan.

Setelah dibebaskan, Jabarin dengan cepat naik pangkat di Hamas. Ia menjadi kepala biro keuangan kelompok tersebut, mengelola dan mengawasi jaringan investasi dan pendanaan yang luas. Saat ini ia juga memimpin Hamas di Tepi Barat yang diduduki, dan merupakan salah satu dari lima anggota dewan kepemimpinan.

3. Pejuang Hamas yang Tewas

Jihad Labad – direktur kantor al-Hayya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!