Houthi Merudal Kapal Tanker Israel usai PM dan Para Menterinya Dibunuh Zionis
Selasa, 02 September 2025 - 09:52 WIB
PBB telah menolak tuduhan tersebut dan menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat staf mereka. Kelompok tersebut telah menahan 23 staf PBB lainnya, beberapa di antaranya sejak tahun 2021.
Pada bulan Mei, Oman menjadi perantara gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Houthi, yang mendorong Washington untuk menghentikan kampanye pengeboman hariannya di Yaman. Namun, kepala negosiator Houthi, Mohammed Abdulsalam, mengatakan perjanjian tersebut tidak mencakup operasi Houthi melawan Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk membalas, memperingatkan Houthi bahwa mereka akan membayar mahal atas serangan terhadap wilayah Israel dan kapal-kapal pengiriman Israel.
Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, telah melancarkan puluhan serangan pesawat nirawak dan rudal terhadap Israel dan sekutunya sejak Oktober, yang mengganggu perdagangan internasional melalui Laut Merah.
Pada bulan Mei, Oman menjadi perantara gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Houthi, yang mendorong Washington untuk menghentikan kampanye pengeboman hariannya di Yaman. Namun, kepala negosiator Houthi, Mohammed Abdulsalam, mengatakan perjanjian tersebut tidak mencakup operasi Houthi melawan Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk membalas, memperingatkan Houthi bahwa mereka akan membayar mahal atas serangan terhadap wilayah Israel dan kapal-kapal pengiriman Israel.
Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, telah melancarkan puluhan serangan pesawat nirawak dan rudal terhadap Israel dan sekutunya sejak Oktober, yang mengganggu perdagangan internasional melalui Laut Merah.
(mas)
Lihat Juga :