Rusia Kembali Bombardir Ukraina Besar-besaran, Perusahaan AS Ikut Hancur

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 09:09 WIB
"Namun, perusahaan itu juga menjadi target Rusia. Ini sangat jelas," imbuh Zelensky.

Perusahaan Amerika tersebut dikenal sebagai Flex Ltd, yang berkantor pusat di Austin, Texas, tetapi memiliki lokasi bisnis di seluruh dunia. Mereka mengonfirmasi kepada Fox News Digital bahwa fasilitas tersebut hanya memproduksi barang-barang konsumsi sipil.

"Fasilitas ini tidak memproduksi, memasok, atau mendukung peralatan militer atau komponen terkait pertahanan apa pun," kata juru bicara perusahaan.

Setelah serangan tersebut, juru bicara itu mengatakan bahwa "protokol darurat telah dijalankan" dan lokasi tersebut dievakuasi sepenuhnya.

"Beberapa karyawan dan kontraktor terluka, dan enam orang masih dirawat di rumah sakit dan menerima perawatan medis," imbuhnya. "Kami memberikan mereka dan keluarga mereka semua dukungan yang diperlukan selama masa sulit ini."

Serangan semalam tersebut melibatkan 574 pesawat nirawak dan 40 rudal, dan menghantam berbagai lokasi di Ukraina.

Gedung Putih juga tidak segera menanggapi pertanyaan mengenai reaksi Presiden Trump atas serangan Rusia yang menargetkan sebuah perusahaan AS, meskipun pada hari Selasa dia mengatakan, "Ada kemungkinan [Putin] tidak ingin membuat kesepakatan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!