Jepang Peringati 80 Tahun Pengeboman Nagasaki, Enggan Sebut AS yang Jatuhkan Bom Atom
Minggu, 10 Agustus 2025 - 07:58 WIB
Pidato para pejabat Jepang berfokus pada kehancuran yang disebabkan oleh bom tersebut dan seruan untuk pelucutan senjata nuklir.
“Kita harus mewariskan sebagai kenangan apa yang terjadi di Jepang 80 tahun yang lalu—realitas dan tragedi perang, serta dampak brutal dari kerusakan yang ditimbulkan oleh bom atom,” ujar Perdana Menteri Jepang Ishiba Shigeru.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, dalam pidato yang disampaikan oleh kepala perlucutan senjatanya, Izumi Nakamitsu, mendesak negara-negara seluruh dunia untuk “beralih dari kata-kata ke tindakan dengan memperkuat rezim perlucutan senjata global,” dengan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) sebagai intinya.
Wali Kota Nagasaki Shiro Suzuki, seperti dikutip Reuters, meminta para pemimpin dunia untuk menyajikan tindakan spesifik untuk mencapai penghapusan senjata nuklir.
AS tetap menjadi satu-satunya negara yang telah menggunakan senjata nuklir dalam peperangan–sebuah fakta yang juga tidak diakui dalam peringatan pengeboman atom Hiroshima pada hari Rabu lalu.
“Kita harus mewariskan sebagai kenangan apa yang terjadi di Jepang 80 tahun yang lalu—realitas dan tragedi perang, serta dampak brutal dari kerusakan yang ditimbulkan oleh bom atom,” ujar Perdana Menteri Jepang Ishiba Shigeru.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, dalam pidato yang disampaikan oleh kepala perlucutan senjatanya, Izumi Nakamitsu, mendesak negara-negara seluruh dunia untuk “beralih dari kata-kata ke tindakan dengan memperkuat rezim perlucutan senjata global,” dengan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) sebagai intinya.
Wali Kota Nagasaki Shiro Suzuki, seperti dikutip Reuters, meminta para pemimpin dunia untuk menyajikan tindakan spesifik untuk mencapai penghapusan senjata nuklir.
AS tetap menjadi satu-satunya negara yang telah menggunakan senjata nuklir dalam peperangan–sebuah fakta yang juga tidak diakui dalam peringatan pengeboman atom Hiroshima pada hari Rabu lalu.
Lihat Juga :