Arab Saudi Marah Menteri Israel Lakukan Ibadah Yahudi di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Senin, 04 Agustus 2025 - 07:19 WIB
Kerajaan tersebut menekankan bahwa tindakan Ben-Gvir melanggar hukum dan norma internasional dan merusak upaya perdamaian.

"Riyadh menegaskan kembali tuntutannya yang berkelanjutan agar komunitas internasional menghentikan praktik pejabat pendudukan Israel dan menyerukan intervensi internasional yang mendesak," lanjut Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Senin (4/8/2025).

Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam. Umat Yahudi menyebut area tersebut sebagai Temple Mount, dan mengeklaim bahwa area tersebut merupakan lokasi dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota Yerusalem pada tahun 1980, sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Berdasarkan perjanjian status quo yang telah berlangsung puluhan tahun dengan otoritas Muslim, kompleks Masjid Al-Aqsa dikelola oleh sebuah yayasan keagamaan Yordania dan orang Yahudi dapat berkunjung tetapi tidak boleh beribadah di sana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!