Arab Saudi Sambut Keinginan Inggris Akui Negara Palestina
Rabu, 30 Juli 2025 - 21:50 WIB
Baca Juga: Anggota Parlemen Klaim Iran Sukses Pasang Kamera Mata-mata di Rumah PM Netanyahu
Pertemuan tersebut berlangsung di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York di sela-sela Konferensi Internasional Tingkat Tinggi PBB untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara. Konferensi tersebut dimulai pada hari Senin dan dijadwalkan berakhir pada hari Rabu, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Palestina yang disampaikan kepada Anadolu Agency.
Pernyataan tersebut mencatat bahwa Mustafa dan Lammy membahas "pengambilan langkah-langkah praktis dan berjangka waktu untuk mengakui Negara Palestina dan mewujudkannya di lapangan, serta mengoordinasikan upaya bersama untuk mendapatkan pengakuan internasional yang lebih luas atas Palestina." Mereka juga membahas beberapa topik yang menjadi perhatian bersama.
Sebelumnya pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Farhan mengumumkan pengesahan dokumen final pada konferensi solusi dua negara, yang menggambarkannya sebagai "kerangka kerja yang komprehensif dan dapat diimplementasikan." Namun, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai dokumen tersebut.
Pertemuan tersebut berlangsung di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York di sela-sela Konferensi Internasional Tingkat Tinggi PBB untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara. Konferensi tersebut dimulai pada hari Senin dan dijadwalkan berakhir pada hari Rabu, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Palestina yang disampaikan kepada Anadolu Agency.
Pernyataan tersebut mencatat bahwa Mustafa dan Lammy membahas "pengambilan langkah-langkah praktis dan berjangka waktu untuk mengakui Negara Palestina dan mewujudkannya di lapangan, serta mengoordinasikan upaya bersama untuk mendapatkan pengakuan internasional yang lebih luas atas Palestina." Mereka juga membahas beberapa topik yang menjadi perhatian bersama.
Sebelumnya pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Farhan mengumumkan pengesahan dokumen final pada konferensi solusi dua negara, yang menggambarkannya sebagai "kerangka kerja yang komprehensif dan dapat diimplementasikan." Namun, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai dokumen tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :