Membangkang terhadap AS, Prancis Akan Nekat Akui Negara Palestina
Jum'at, 25 Juli 2025 - 07:40 WIB
"Kebutuhan mendesak saat ini adalah mengakhiri perang di Gaza dan menyelamatkan penduduk sipil," katanya, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (25/7/2025).
Meskipun sebagian besar negara di dunia mengakui Palestina sebagai sebuah negara, AS dan banyak sekutu dekatnya tidak mengakuinya.
Dengan keputusan Presiden Macron, Prancis akan menjadi negara besar pertama di G7—yang terdiri dari AS, Inggris, Kanada, Jerman, Jepang, dan Italia—yang secara resmi mengakui Negara Palestina.
Langkah Prancis ini diambil di tengah upaya pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri permusuhan antara Israel dan Hamas.
Sebelumnya pada hari Kamis, utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mengatakan bahwa Washington telah memutuskan untuk memulangkan tim negosiasinya untuk konsultasi setelah tanggapan terbaru dari Hamas. "Yang jelas menunjukkan kurangnya keinginan untuk mencapai gencatan senjata di Gaza," ujarnya.
Meskipun sebagian besar negara di dunia mengakui Palestina sebagai sebuah negara, AS dan banyak sekutu dekatnya tidak mengakuinya.
Dengan keputusan Presiden Macron, Prancis akan menjadi negara besar pertama di G7—yang terdiri dari AS, Inggris, Kanada, Jerman, Jepang, dan Italia—yang secara resmi mengakui Negara Palestina.
Langkah Prancis ini diambil di tengah upaya pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri permusuhan antara Israel dan Hamas.
Sebelumnya pada hari Kamis, utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mengatakan bahwa Washington telah memutuskan untuk memulangkan tim negosiasinya untuk konsultasi setelah tanggapan terbaru dari Hamas. "Yang jelas menunjukkan kurangnya keinginan untuk mencapai gencatan senjata di Gaza," ujarnya.
Lihat Juga :