Pemimpin Spiritual Druze: Israel Manfaatkan Kekerasan Suwayda Suriah untuk Dorong Agenda Ekspansionis

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:00 WIB
Pada 16 Juli, pesawat tempur Israel melancarkan gelombang serangan udara intensif di Damaskus, menargetkan beberapa lokasi, termasuk Kementerian Pertahanan Suriah di dekat istana presiden.

Serangan tersebut menandai eskalasi tajam dalam kampanye militer Israel, yang diklaim bertujuan melindungi minoritas Druze Arab di Provinsi Suwayda, Suriah.

Pengeboman tersebut terjadi setelah bentrokan sengit selama berhari-hari di selatan yang menelan banyak korban. Seiring meningkatnya kekerasan, tekanan meningkat dari semua pihak.

Pemerintah Suriah dan para pemimpin Druze, yang secara historis berada di garis depan pasukan oposisi melawan mantan Presiden Bashar Assad tetapi kini menentang pemerintahan Sharaa, mencapai gencatan senjata pada hari yang sama.

Penghentian sementara pertempuran ini telah memberikan jeda yang rapuh bagi kerusuhan tersebut, tetapi ketegangan tetap tinggi.

Baca juga: Donald Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Jika Perlu!
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!