Perang Saudara Suriah Tewaskan 1.120 Orang di Sweida, Druze dan Badui Saling Bantai
Senin, 21 Juli 2025 - 09:32 WIB
Observatorium tersebut mengatakan pasukan keamanan Suriah telah memblokir jalan-jalan menuju provinsi tersebut pada hari Minggu untuk mencegah kedatangan para milisi berbagai faksi.
Kementerian Dalam Negeri mengumumkan semalam bahwa kota tersebut telah dievakuasi dari semua milisi suku dan bahwa bentrokan telah berhenti menyusul pengumuman gencatan senjata oleh Presiden Ahmed al-Sharaa pada hari Sabtu.
Seorang juru bicara Dewan Suku dan Klan Suriah mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa para milisi telah meninggalkan kota sebagai respons atas seruan presiden dan sesuai dengan ketentuan perjanjian.
Warga terpaksa tinggal di rumah mereka tanpa listrik dan air, sementara pasokan makanan langka.
Utusan khusus AS untuk Suriah, Tom Barrack, mengatakan pada hari Minggu bahwa negara itu berada pada "momen kritis", menyerukan perdamaian dan dialog untuk diupayakan.
"Semua faksi harus meletakkan senjata," tulisnya di X.
Pertempuran antara faksi Druze, kelompok Badui Sunni, dan pasukan yang setia kepada pemerintahan Al-Sharaa telah mengguncang wilayah tersebut sejak akhir pekan lalu, diperparah oleh serangan udara Israel.
Kementerian Dalam Negeri mengumumkan semalam bahwa kota tersebut telah dievakuasi dari semua milisi suku dan bahwa bentrokan telah berhenti menyusul pengumuman gencatan senjata oleh Presiden Ahmed al-Sharaa pada hari Sabtu.
Seorang juru bicara Dewan Suku dan Klan Suriah mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa para milisi telah meninggalkan kota sebagai respons atas seruan presiden dan sesuai dengan ketentuan perjanjian.
Warga terpaksa tinggal di rumah mereka tanpa listrik dan air, sementara pasokan makanan langka.
Utusan khusus AS untuk Suriah, Tom Barrack, mengatakan pada hari Minggu bahwa negara itu berada pada "momen kritis", menyerukan perdamaian dan dialog untuk diupayakan.
"Semua faksi harus meletakkan senjata," tulisnya di X.
Pertempuran antara faksi Druze, kelompok Badui Sunni, dan pasukan yang setia kepada pemerintahan Al-Sharaa telah mengguncang wilayah tersebut sejak akhir pekan lalu, diperparah oleh serangan udara Israel.
Lihat Juga :