New York Times Akhirnya Guncang Kebungkaman Media Barat tentang Genosida Gaza

Kamis, 17 Juli 2025 - 09:19 WIB
New York Times sebelumnya menghindari terminologi ini dalam merujuk ke krisis Gaza. Memo internal mereka telah menginstruksikan staf untuk menghindari kata-kata seperti "genosida" atau "pembersihan etnis", yang mencerminkan kehati-hatian editorial yang telah lama berlaku.

Melanggar preseden tersebut, jika artikel opini tersebut mengisyaratkannya, dapat dilihat sebagai upaya New York Times untuk berpihak pada badan-badan PBB, organisasi hak asasi manusia, dan akademisi yang telah menggunakan istilah tersebut.

Dari Penyangkalan Menjadi Pengakuan



Hingga akhir 2023, media-media besar di Inggris seperti BBC, The Guardian, dan ITV sebagian besar menghindari istilah "genosida", bahkan setelah puluhan pakar PBB memperingatkan adanya niat genosida sejak Oktober. Pada bulan November, 41 pakar PBB menggambarkan Gaza sedang menghadapi "genosida yang sedang terjadi".

Namun, banyak media Inggris mengabaikan atau meremehkan peringatan tersebut.

Sebuah studi oleh Centre for Media Monitoring menemukan bahwa BBC World hanya menggunakan kata "genosida" dua kali di media sosial antara Oktober dan Desember 2023, dan menyela tamu lebih dari 100 kali karena menggunakan istilah tersebut. Retorika genosida yang dilontarkan pejabat Israel sendiri sebagian besar tidak terbantahkan.

Namun, pada awal 2024, putusan pengadilan internasional dan semakin banyaknya kesaksian ahli mulai memaksa perubahan dalam liputan berita.

Media berita Kanada, CBC, dikecam karena pedoman editorialnya yang melarang kata "genosida" selama wawancara dengan warga Palestina, sementara media lain—termasuk Time, The New Yorker, dan Al Jazeera—mulai menerbitkan artikel mendalam yang menyelidiki apakah penghancuran tersebut memenuhi ambang batas hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!