Prancis Prediksi Perang Besar di Eropa pada Tahun 2030, Rusia Dianggap Ancaman Utama
Selasa, 15 Juli 2025 - 18:30 WIB
Dokumen itu menuduh Moskow melakukan serangan siber, campur tangan pemilu, dan pembunuhan.
Dokumen tersebut bahkan menggambarkan upaya Moskow untuk memperluas hubungan dengan Afrika, Amerika Latin, dan Asia sebagai penegasan "pendekatan konfrontatifnya".
Kajian tersebut memperingatkan Rusia dapat bertindak melawan Moldova, Balkan, atau negara-negara anggota NATO di Eropa Timur.
Kajian tersebut juga menyebut Iran dan China sebagai ancaman strategis: Iran dituduh mendestabilisasi Timur Tengah, sementara Beijing digambarkan berupaya mendominasi dunia.
Prancis harus memperkuat militernya dan mengalihkan ekonominya ke "kesiapsiagaan perang," simpul kajian tersebut, yang menyerukan investasi baru baik di negara tersebut maupun di seluruh Uni Eropa untuk mencegah agresi.
Publikasi kajian tersebut terjadi di tengah meluasnya militerisasi Uni Eropa. Brussels baru-baru ini mengadopsi inisiatif ReArm Europe senilai 800 miliar euro, dan bulan lalu, anggota NATO Eropa sepakat meningkatkan anggaran pertahanan menjadi 5% dari PDB, keduanya dengan alasan dugaan 'ancaman Rusia'.
Dokumen tersebut bahkan menggambarkan upaya Moskow untuk memperluas hubungan dengan Afrika, Amerika Latin, dan Asia sebagai penegasan "pendekatan konfrontatifnya".
Kajian tersebut memperingatkan Rusia dapat bertindak melawan Moldova, Balkan, atau negara-negara anggota NATO di Eropa Timur.
Kajian tersebut juga menyebut Iran dan China sebagai ancaman strategis: Iran dituduh mendestabilisasi Timur Tengah, sementara Beijing digambarkan berupaya mendominasi dunia.
Prancis harus memperkuat militernya dan mengalihkan ekonominya ke "kesiapsiagaan perang," simpul kajian tersebut, yang menyerukan investasi baru baik di negara tersebut maupun di seluruh Uni Eropa untuk mencegah agresi.
Publikasi kajian tersebut terjadi di tengah meluasnya militerisasi Uni Eropa. Brussels baru-baru ini mengadopsi inisiatif ReArm Europe senilai 800 miliar euro, dan bulan lalu, anggota NATO Eropa sepakat meningkatkan anggaran pertahanan menjadi 5% dari PDB, keduanya dengan alasan dugaan 'ancaman Rusia'.
Lihat Juga :