Negara ini Justru Tawarkan Penghargaan Tulus dengan Tarif Tinggi yang Dijatuhkan Trump

Sabtu, 12 Juli 2025 - 19:16 WIB
Baik Voice of America maupun Radio Free Asia — yang didirikan oleh Amerika Serikat dengan misi menyampaikan berita di negara-negara tanpa media bebas — telah menutup operasi berbahasa Burma mereka sejak pemerintahan Trump memangkas pendanaan mereka.

Min Aung Hlaing mengatakan ia "sangat menghargai" langkah Trump.

Junta semakin bergantung pada sekutunya, Tiongkok dan Rusia, untuk dukungan ekonomi dan militer.

Min Aung Hlaing meminta Trump untuk "mempertimbangkan kembali pelonggaran dan pencabutan sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Myanmar," dan meminta tarif sebesar 10-20%.

Ia berterima kasih kepada Trump atas "undangan yang menggembirakan untuk terus berpartisipasi dalam perekonomian Amerika Serikat yang luar biasa, Pasar Nomor Satu di Dunia."

Surat tarif hukuman Trump telah membuat banyak negara berebut untuk mengamankan kesepakatan di menit-menit terakhir dengan Washington sebelum berlaku bulan depan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!