Suriah Bisa Biarkan Israel Duduki Dataran Tinggi Golan untuk Imbalan Normalisasi Hubungan
Selasa, 01 Juli 2025 - 18:12 WIB
Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Foto/britannica
DAMASKUS - Pemimpin Suriah Ahmad al-Sharaa mungkin akan meninggalkan klaim negara itu atas kedaulatan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dengan imbalan hubungan yang dinormalisasi dengan Zionis. Kabar itu diungkap media Lebanon.
Israel merebut sebagian besar wilayah seluas 1.800 kilometer persegi di Kegubernuran Quneitra Suriah selama perang tahun 1967 dan secara efektif mencaploknya pada tahun 1981.
Di tengah kekacauan selama naiknya al-Sharaa ke tampuk kekuasaan, pasukan Israel (IDF) merebut wilayah tambahan.
IDF juga telah melakukan beberapa serangan udara terhadap pasukan Suriah yang setia kepada pemerintah saat ini, yang menurut Israel dimaksudkan untuk melindungi penduduk Druze setempat, komunitas minoritas etnoreligius yang mendiami wilayah yang diperebutkan.
Israel merebut sebagian besar wilayah seluas 1.800 kilometer persegi di Kegubernuran Quneitra Suriah selama perang tahun 1967 dan secara efektif mencaploknya pada tahun 1981.
Di tengah kekacauan selama naiknya al-Sharaa ke tampuk kekuasaan, pasukan Israel (IDF) merebut wilayah tambahan.
IDF juga telah melakukan beberapa serangan udara terhadap pasukan Suriah yang setia kepada pemerintah saat ini, yang menurut Israel dimaksudkan untuk melindungi penduduk Druze setempat, komunitas minoritas etnoreligius yang mendiami wilayah yang diperebutkan.
Lihat Juga :