Prancis Ketakutan Iran Bakal Tinggalkan Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir
Jum'at, 27 Juni 2025 - 11:18 WIB
Rafael Grossi, kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), mengatakan akan "sangat disesalkan" jika Iran menarik diri dari NPT.
Abbas Golroo, Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Parlemen Iran, menyatakan pada 22 Juni–hari ketika AS menyerang tiga fasilitas nuklir, termasuk lokasi pengayaan uranium di Fordow–bahwa Iran memiliki “hak hukum untuk menarik diri dari perjanjian tersebut.”
Dia kemudian menambahkan bahwa para anggota Parlemen akan meninjau kembali partisipasi berkelanjutan Iran dalam NPT.
Awal minggu ini, Parlemen Iran memberikan suara untuk menangguhkan kerja sama dengan IAEA setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menuduh badan PBB tersebut gagal mengutuk serangan AS dengan tepat.
Iran, yang menyangkal telah menjalankan program nuklir militer, menyatakan bahwa mereka memiliki hak untuk memperkaya uranium untuk tujuan sipil.
Abbas Golroo, Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Parlemen Iran, menyatakan pada 22 Juni–hari ketika AS menyerang tiga fasilitas nuklir, termasuk lokasi pengayaan uranium di Fordow–bahwa Iran memiliki “hak hukum untuk menarik diri dari perjanjian tersebut.”
Dia kemudian menambahkan bahwa para anggota Parlemen akan meninjau kembali partisipasi berkelanjutan Iran dalam NPT.
Awal minggu ini, Parlemen Iran memberikan suara untuk menangguhkan kerja sama dengan IAEA setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menuduh badan PBB tersebut gagal mengutuk serangan AS dengan tepat.
Iran, yang menyangkal telah menjalankan program nuklir militer, menyatakan bahwa mereka memiliki hak untuk memperkaya uranium untuk tujuan sipil.
(mas)
Lihat Juga :