Apesnya Israel Tekor Lebih dari Rp325 Triliun akibat Perang 12 Hari Melawan Iran
Kamis, 26 Juni 2025 - 08:44 WIB
Abdel Karim juga mengatakan defisit anggaran Israel dapat meningkat hingga enam persen, dengan pembayaran kompensasikeuangan publik yang semakin terbebani.
Lebih dari 10.000 orang dievakuasi pada minggu pertama perang, dan lebih dari 36.000 orang telah mengajukan klaim kompensasi, menurut Otoritas Pajak Israel.
Otoritas itu memperingatkan bahwa pemerintah dapat menggunakan satu atau beberapa langkah untuk menutupi defisit, termasuk memotong belanja publik untuk kesehatan dan pendidikan, menaikkan pajak, atau meningkatkan pinjaman, yang dapat mendorong rasio utang terhadap PDB melampaui 75 persen.
Serangan Iran menargetkan infrastruktur penting di Tel Aviv dan Haifa, termasuk serangan yang menutup kilang minyak Bazan, kilang minyak terbesar di Israel, yang mengakibatkan perkiraan kerugian harian sebesar USD3 juta, menurut Financial Times.
Bandara Ben Gurion juga menghentikan operasi sebagai tanggapan atas serangan balasan Iran. Bandara terbesar di negara itu biasanya menangani sekitar 300 penerbangan dan 35.000 penumpang setiap hari.
Hingga Minggu, bandara tersebut baru dibuka kembali sebagian untuk memfasilitasi evakuasi, dengan gangguan yang diperkirakan akan memperdalam kerugian ekonomi.
Sementara itu, maskapai nasional Israel, El Al, menangguhkan penerbangan dan mengalihkan rute pesawat untuk menghindari potensi ancaman, yang dilaporkan mengakibatkan kerugian sebesar USD6 juta.
Pasar keuangan menderita di tengah eskalasi militer. Satu rudal Iran dilaporkan menghantam bursa berlian Israel, sektor yang menyumbang sekitar delapan persen dari total ekspor negara tersebut.
Serangan itu memicu kepanikan di kalangan investor, yang mengakibatkan aksi jual besar-besaran dan semakin mengganggu stabilitas pasar.
Kerugian di Institut Sains Weizmann sendiri diperkirakan mencapai 2 miliar shekel (sekitar USD540 juta), selain kerusakan yang terjadi di kilang minyak Bazan di Haifa.
Lebih dari 10.000 orang dievakuasi pada minggu pertama perang, dan lebih dari 36.000 orang telah mengajukan klaim kompensasi, menurut Otoritas Pajak Israel.
Otoritas itu memperingatkan bahwa pemerintah dapat menggunakan satu atau beberapa langkah untuk menutupi defisit, termasuk memotong belanja publik untuk kesehatan dan pendidikan, menaikkan pajak, atau meningkatkan pinjaman, yang dapat mendorong rasio utang terhadap PDB melampaui 75 persen.
Serangan Iran menargetkan infrastruktur penting di Tel Aviv dan Haifa, termasuk serangan yang menutup kilang minyak Bazan, kilang minyak terbesar di Israel, yang mengakibatkan perkiraan kerugian harian sebesar USD3 juta, menurut Financial Times.
Gangguan Ekonomi Lintas Sektor Israel
Bandara Ben Gurion juga menghentikan operasi sebagai tanggapan atas serangan balasan Iran. Bandara terbesar di negara itu biasanya menangani sekitar 300 penerbangan dan 35.000 penumpang setiap hari.
Hingga Minggu, bandara tersebut baru dibuka kembali sebagian untuk memfasilitasi evakuasi, dengan gangguan yang diperkirakan akan memperdalam kerugian ekonomi.
Sementara itu, maskapai nasional Israel, El Al, menangguhkan penerbangan dan mengalihkan rute pesawat untuk menghindari potensi ancaman, yang dilaporkan mengakibatkan kerugian sebesar USD6 juta.
Pasar keuangan menderita di tengah eskalasi militer. Satu rudal Iran dilaporkan menghantam bursa berlian Israel, sektor yang menyumbang sekitar delapan persen dari total ekspor negara tersebut.
Serangan itu memicu kepanikan di kalangan investor, yang mengakibatkan aksi jual besar-besaran dan semakin mengganggu stabilitas pasar.
Kerugian di Institut Sains Weizmann sendiri diperkirakan mencapai 2 miliar shekel (sekitar USD540 juta), selain kerusakan yang terjadi di kilang minyak Bazan di Haifa.
(mas)
Lihat Juga :