Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Qatar yang Hampir Terseret Perang
Rabu, 25 Juni 2025 - 13:01 WIB
Dari sisi anggaran, Iran dan Qatar memiliki pendekatan yang kontras. Iran secara resmi mengalokasikan sekitar USD7–8 miliar untuk militer setiap tahun, tetapi banyak analis memperkirakan angka sebenarnya bisa mencapai lebih dari USD20 miliar jika termasuk pembiayaan tidak resmi seperti dari sektor minyak dan IRGC.
Qatar, meski lebih kecil, memiliki anggaran militer sekitar USD11 miliar, yang menjadikannya salah satu negara dengan pengeluaran militer per GDP tertinggi di dunia.
Anggaran ini digunakan untuk membeli sistem senjata canggih dan memperkuat hubungan militer dengan negara-negara maju.
Dalam hal perlengkapan tempur darat, Iran unggul dalam jumlah. Negara ini memiliki ribuan tank, kendaraan tempur infanteri (AFV), dan sistem artileri berat.
Namun, banyak peralatan tersebut adalah buatan lama dari era Soviet atau pengembangan dalam negeri yang belum tentu sebanding dengan standar NATO.
Qatar, meskipun hanya memiliki sekitar 100 tank dan ratusan AFV, melengkapi pasukannya dengan sistem mutakhir seperti Leopard 2A7 dan artileri self-propelled dari Prancis dan Italia, menjadikannya lebih modern meski jauh lebih sedikit.
Kekuatan udara Iran besar secara kuantitas, dengan lebih dari 1.000 pesawat termasuk jet tempur, pesawat serang darat, dan ratusan helikopter.
Namun banyak dari jetnya adalah model tua seperti F-4 Phantom dan F-14 Tomcat era 1970-an, yang dirawat secara lokal dengan keterbatasan suku cadang.
Iran menutupi kekurangan ini dengan armada drone tempur yang canggih.
Sementara itu, Qatar memiliki armada kecil tapi sangat modern. Mereka mengoperasikan jet multirole generasi terbaru seperti F-15QA, Rafale, dan Eurofighter Typhoon, memberi mereka keunggulan dalam kualitas teknologi dan kemampuan tempur udara ke udara maupun udara ke darat.
Angkatan laut Iran jauh lebih besar dan aktif, terbagi antara Navy konvensional dan IRGC Navy. Mereka mengoperasikan kapal selam, fregat, kapal cepat bersenjata, dan kapal amfibi untuk operasi gerilya laut, terutama di Selat Hormuz.
Qatar, meski lebih kecil, memiliki anggaran militer sekitar USD11 miliar, yang menjadikannya salah satu negara dengan pengeluaran militer per GDP tertinggi di dunia.
Anggaran ini digunakan untuk membeli sistem senjata canggih dan memperkuat hubungan militer dengan negara-negara maju.
3. Peralatan Darat
Dalam hal perlengkapan tempur darat, Iran unggul dalam jumlah. Negara ini memiliki ribuan tank, kendaraan tempur infanteri (AFV), dan sistem artileri berat.
Namun, banyak peralatan tersebut adalah buatan lama dari era Soviet atau pengembangan dalam negeri yang belum tentu sebanding dengan standar NATO.
Qatar, meskipun hanya memiliki sekitar 100 tank dan ratusan AFV, melengkapi pasukannya dengan sistem mutakhir seperti Leopard 2A7 dan artileri self-propelled dari Prancis dan Italia, menjadikannya lebih modern meski jauh lebih sedikit.
4. Kekuatan Udara
Kekuatan udara Iran besar secara kuantitas, dengan lebih dari 1.000 pesawat termasuk jet tempur, pesawat serang darat, dan ratusan helikopter.
Namun banyak dari jetnya adalah model tua seperti F-4 Phantom dan F-14 Tomcat era 1970-an, yang dirawat secara lokal dengan keterbatasan suku cadang.
Iran menutupi kekurangan ini dengan armada drone tempur yang canggih.
Sementara itu, Qatar memiliki armada kecil tapi sangat modern. Mereka mengoperasikan jet multirole generasi terbaru seperti F-15QA, Rafale, dan Eurofighter Typhoon, memberi mereka keunggulan dalam kualitas teknologi dan kemampuan tempur udara ke udara maupun udara ke darat.
5. Kekuatan Laut
Angkatan laut Iran jauh lebih besar dan aktif, terbagi antara Navy konvensional dan IRGC Navy. Mereka mengoperasikan kapal selam, fregat, kapal cepat bersenjata, dan kapal amfibi untuk operasi gerilya laut, terutama di Selat Hormuz.
Lihat Juga :