Iran Serang Pangkalan Terbesar AS di Timur Tengah, Nama Sandinya Operasi Herald of Victory
Selasa, 24 Juni 2025 - 07:07 WIB
Dalam pernyataan terpisah, Angkatan Bersenjata Iran mengatakan Teheran siap menyerang lebih banyak target Amerika di masa mendatang jika Washington terus melakukan agresi terhadap Iran.
"Kehendak Angkatan Bersenjata Iran yang kuat dan populer akan memastikan bahwa setiap pengulangan kejahatan hanya akan mempercepat runtuhnya kehadiran militer Amerika di kawasan tersebut, mundurnya mereka secara memalukan dari Asia Barat, dan terwujudnya aspirasi bersama umat Islam dan negara-negara yang mencari kebebasan di dunia—pemberantasan tumor Zionis yang ganas," demikian pernyataan Angkatan Bersenjata Iran.
Serangan Iran terjadi setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan terhadap tiga situs nuklir Iran pada Minggu dini hari WIB. Para analis dan pejabat Iran telah memperingatkan bahwa tindakan Amerika dapat menyebabkan pertikaian regional yang besar.
Iran juga telah menembakkan rudal dan pesawat nirawak ke wilayah pendudukan Israel hampir setiap hari, menanggapi serangan udara rezim Zionis Israel yang dimulai sejak 13 Juni. Agresi Zionis Israel sejauh ini telah mengakibatkan kematian lebih dari 400 warga sipil Iran dan cedera pada 2.000 lainnya.
Sedangkan di Israel, lebih dari 20 orang tewas dan sebagian besar lingkungan negara Zionis itu hancur.
"Kehendak Angkatan Bersenjata Iran yang kuat dan populer akan memastikan bahwa setiap pengulangan kejahatan hanya akan mempercepat runtuhnya kehadiran militer Amerika di kawasan tersebut, mundurnya mereka secara memalukan dari Asia Barat, dan terwujudnya aspirasi bersama umat Islam dan negara-negara yang mencari kebebasan di dunia—pemberantasan tumor Zionis yang ganas," demikian pernyataan Angkatan Bersenjata Iran.
Serangan Iran terjadi setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan terhadap tiga situs nuklir Iran pada Minggu dini hari WIB. Para analis dan pejabat Iran telah memperingatkan bahwa tindakan Amerika dapat menyebabkan pertikaian regional yang besar.
Iran juga telah menembakkan rudal dan pesawat nirawak ke wilayah pendudukan Israel hampir setiap hari, menanggapi serangan udara rezim Zionis Israel yang dimulai sejak 13 Juni. Agresi Zionis Israel sejauh ini telah mengakibatkan kematian lebih dari 400 warga sipil Iran dan cedera pada 2.000 lainnya.
Sedangkan di Israel, lebih dari 20 orang tewas dan sebagian besar lingkungan negara Zionis itu hancur.
Lihat Juga :