Takut Diserang Iran, Israel Melarang Warganya Terbang ke Luar Negeri

Selasa, 17 Juni 2025 - 22:00 WIB
Israel menutup wilayah udaranya dan menangguhkan operasi penerbangan di Bandara Internasional Ben Gurion di Tel Aviv, Israel pada 13 Juni 2025. Foto/Nir Keidar/Anadolu Agency
TEL AVIV - Israel melarang warganya terbang ke luar negeri, dengan alasan masalah keamanan menyusul meningkatnya permusuhan dengan Iran. Menurut Haaretz, pemerintah menginstruksikan maskapai penerbangan domestik tidak mengizinkan warga negara Israel menaiki penerbangan keluar, karena kekhawatiran meningkat atas potensi serangan balasan Iran di bandara Israel.

Bandara Ben-Gurion, pintu gerbang internasional utama Israel, telah ditutup "sampai pemberitahuan lebih lanjut."



Keputusan tersebut dilaporkan berasal dari kekhawatiran di antara pejabat keamanan atas risiko kepadatan penumpang dan kemungkinan jatuhnya banyak korban jika Iran membalas dengan menargetkan bandara.

Menteri Transportasi Israel Miri Regev mengumumkan tindakan tersebut, dengan menyatakan, "Kami tidak akan menyetujui keberangkatan warga Israel ke luar negeri pada tahap ini."

Dia mengklarifikasi hanya warga negara non-Israel seperti diplomat dan turis yang saat ini diizinkan meninggalkan negara tersebut.

Regev juga mengonfirmasi pemerintah sedang mempersiapkan operasi untuk memulangkan lebih dari 100.000 warga negara Israel yang saat ini terlantar di luar negeri, dan berjanji proses tersebut akan dilakukan "secara bertahap dan terencana".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!