Perang Mencekam! Israel Serang Situs Migas South Pars, Iran Gempur Kilang Minyak Haifa
Minggu, 15 Juni 2025 - 05:47 WIB
Aksi saling serang ini terjadi kurang dari 48 jam setelah pesawat tempur Israel menyerang fasilitas nuklir dan militer di dalam Iran, menewaskan komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan para ilmuwan nuklir terkemuka, serta menimbulkan kerusakan pada infrastruktur di Natanz dan Isfahan.
Times of Israel pada Hari Minggu melaporkan bahwa Iran pada Sabtu malam meluncurkan rentetan puluhan rudal balistik ke Israel, dengan satu rudal menghantam kota Tamra, sebelah timur Haifa, menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya tujuh orang lainnya.
Salvo rudal itu membuat sebagian besar penduduk Israel berlindung, dengan Komando Front Dalam Negeri mengirimkan peringatan lewat telepon tak lama setelah pukul 23.00 malam, tetapi sirene hanya diaktifkan di wilayah utara dan Haifa, karena pertahanan udara diaktifkan untuk mencegat serangan rudal yang datang.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk menyerang setiap target yang diperlukan untuk menghilangkan ancaman dari Iran.
Menyusul eskalasi tersebut, Oman telah mengumumkan pembatalan rencana perundingan nuklir Amerika Serikat (AS)-Iran.
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump telah membahas krisis tersebut dalam panggilan telepon selama 50 menit, di mana mereka sepakat tentang kemungkinan memulai kembali perundingan mengenai program nuklir Iran. Demikian disampaikan ajudan kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov.
Times of Israel pada Hari Minggu melaporkan bahwa Iran pada Sabtu malam meluncurkan rentetan puluhan rudal balistik ke Israel, dengan satu rudal menghantam kota Tamra, sebelah timur Haifa, menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya tujuh orang lainnya.
Salvo rudal itu membuat sebagian besar penduduk Israel berlindung, dengan Komando Front Dalam Negeri mengirimkan peringatan lewat telepon tak lama setelah pukul 23.00 malam, tetapi sirene hanya diaktifkan di wilayah utara dan Haifa, karena pertahanan udara diaktifkan untuk mencegat serangan rudal yang datang.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk menyerang setiap target yang diperlukan untuk menghilangkan ancaman dari Iran.
Menyusul eskalasi tersebut, Oman telah mengumumkan pembatalan rencana perundingan nuklir Amerika Serikat (AS)-Iran.
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump telah membahas krisis tersebut dalam panggilan telepon selama 50 menit, di mana mereka sepakat tentang kemungkinan memulai kembali perundingan mengenai program nuklir Iran. Demikian disampaikan ajudan kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov.
(mas)
Lihat Juga :