Berapa Lama Persiapan Israel Menyerang Program Nuklir Iran?
Sabtu, 14 Juni 2025 - 15:06 WIB
Sesaat sebelum pukul 3 pagi, muncul laporan tentang kehadiran jet tempur berat di atas Irak. Sirene kemudian terdengar di seluruh Israel dan peringatan keras dikirim ke telepon Israel untuk mengingatkan mereka tentang fakta bahwa serangan besar sedang berlangsung, dan pembalasan Iran diperkirakan akan terjadi. Sirene tidak berbunyi sebagai respons terhadap tembakan rudal apa pun, tetapi warga diperintahkan untuk tetap berada di dekat tempat yang dilindungi.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Katz mengumumkan keadaan darurat saat Netanyahu mengadakan rapat kabinet dan Israel menutup wilayah udaranya.
Dalam sebuah pernyataan video, kepala Komando Front Dalam Negeri, Mayor Jenderal Rafi Milo, mengatakan sirene diperkirakan akan berbunyi di wilayah yang luas di Israel begitu Iran memulai serangan balik yang diantisipasi.
“Kami mengerahkan puluhan ribu tentara dan bersiap di semua perbatasan.”
“Rakyat Israel, saya tidak bisa menjanjikan keberhasilan mutlak. Rezim Iran akan mencoba menyerang kami sebagai balasannya. Biaya yang diharapkan akan berbeda dari yang biasa kami hadapi,” kata Zamir, tetapi ia menekankan, “Kami telah mempersiapkan operasi ini sejak lama.”
Di Tepi Barat, semua kota Palestina dikunci hingga pemberitahuan lebih lanjut. Di utara, IDF mengatakan pihaknya mengerahkan pasukan untuk siap bertahan atau menyerang jika diperlukan.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Katz mengumumkan keadaan darurat saat Netanyahu mengadakan rapat kabinet dan Israel menutup wilayah udaranya.
Dalam sebuah pernyataan video, kepala Komando Front Dalam Negeri, Mayor Jenderal Rafi Milo, mengatakan sirene diperkirakan akan berbunyi di wilayah yang luas di Israel begitu Iran memulai serangan balik yang diantisipasi.
“Kami mengerahkan puluhan ribu tentara dan bersiap di semua perbatasan.”
“Rakyat Israel, saya tidak bisa menjanjikan keberhasilan mutlak. Rezim Iran akan mencoba menyerang kami sebagai balasannya. Biaya yang diharapkan akan berbeda dari yang biasa kami hadapi,” kata Zamir, tetapi ia menekankan, “Kami telah mempersiapkan operasi ini sejak lama.”
Di Tepi Barat, semua kota Palestina dikunci hingga pemberitahuan lebih lanjut. Di utara, IDF mengatakan pihaknya mengerahkan pasukan untuk siap bertahan atau menyerang jika diperlukan.
(ahm)
Lihat Juga :