Militer Israel Hadapi Krisis Peralatan dan Kegagalan Teknis yang Parah di Gaza
Sabtu, 07 Juni 2025 - 09:28 WIB
Seorang perwira senior dari brigade tersebut, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada harian tersebut, “Kami telah berperang selama hampir dua tahun di Gaza, Lebanon, dan Suriah, dan sekarang kembali lagi di Gaza. Kendaraan-kendaraan tersebut memburuk dengan cepat, terus berpindah dari satu misi ke misi lainnya.”
“Tidak seorang pun siap menghadapi kemungkinan perang yang begitu lama. Setiap komponen memiliki masa pakai, dan kita sedang mencapai batas tersebut,” imbuh dia.
Masalah tersebut, menurut Maariv, tidak hanya terjadi pada Brigade ke-7, tetapi juga memengaruhi semua unit tentara reguler, termasuk divisi lapis baja, artileri, dan infanteri.
Harian tersebut mengutip satu insiden baru-baru ini di mana kegagalan teknis pada meriam tank milik Brigade Givati memicu serangkaian peristiwa.
“Senjata itu terlalu panas dan memicu kebakaran di satu lingkungan di Jabalia, Gaza utara. Satu truk pemadam kebakaran dikirim untuk memadamkan api,” ungkap laporan itu.
Laporan itu menambahkan, “Setelah api padam, konvoi pengawal truk pemadam kebakaran disergap pejuang Hamas yang menggunakan alat peledak rakitan, menewaskan tiga tentara dan melukai serius dua lainnya.”
“Tidak seorang pun siap menghadapi kemungkinan perang yang begitu lama. Setiap komponen memiliki masa pakai, dan kita sedang mencapai batas tersebut,” imbuh dia.
Masalah tersebut, menurut Maariv, tidak hanya terjadi pada Brigade ke-7, tetapi juga memengaruhi semua unit tentara reguler, termasuk divisi lapis baja, artileri, dan infanteri.
Harian tersebut mengutip satu insiden baru-baru ini di mana kegagalan teknis pada meriam tank milik Brigade Givati memicu serangkaian peristiwa.
“Senjata itu terlalu panas dan memicu kebakaran di satu lingkungan di Jabalia, Gaza utara. Satu truk pemadam kebakaran dikirim untuk memadamkan api,” ungkap laporan itu.
Laporan itu menambahkan, “Setelah api padam, konvoi pengawal truk pemadam kebakaran disergap pejuang Hamas yang menggunakan alat peledak rakitan, menewaskan tiga tentara dan melukai serius dua lainnya.”
Lihat Juga :